Juve Ramaikan Persaingan untuk Rekrut Raul Jimenez

Dua andalan Wolverhampton Wanderers, Raul Jimenez (kanan) dan Joao Moutinho. - Reuters/Carl Recine
18 Mei 2020 14:02 WIB Leo Dwi Jatmiko Sepakbola Share :

Harianjogja.com, BANDUNG – Juventus dikabarkan turut meramaikan persaingan untuk memboyong pemain ujung tombak Wolves, Raul Jimenez. Selama ini, hanya Manchester United yang mengungkapkan secara terang-terangan untuk membawa Jimenez pada musim panas nanti.

Jimenez pindah dari Benfica ke Molineux, markas Wolves, pada musim panas 2018 dengan status kontrak.

Namun seiring dengan penampilan memukau yang diperlihatkannya, status pemain Meksiko berusia 29 tahun itu pun berubah menjadi permanen menjelang akhir musim. 

Sepanjang kompetisi 2019/2020, Jimenez terus memperlihatkan konsistensinya dalam bermain dengan mencetak 22 gol dan 10 assist bagi Wolves. Klub pun menandainya sebagai sebagai salah satu pemain terpenting.

Dilansir dari Teamtalk, Minggu (17/5) pelatih MU, Ole Gunnar Solskjaer pun mengaku tertarik membawanya ke Old Trafford dan menjadikannya ujung tombak untuk mempertajam lini serang MU.  MU yang rencananya akan mengembalikan Odion Ighalo ke Shanghai Shenhua, membutuhkan striker tambahan.

Kendati begitu, jalan MU untuk mendapatkan Jimenez tidak mudah sekarang. Pasalnya, mereka harus bersaing dengan Juventus yang juga sedang sibuk mencari penyerang baru.

Kabarnya, manajer Juventus, Maurizio Sarri ingin menggunakan jasa Jimenez untuk menggantikan Gonzalo Higuain. 

Sarri meyakini bahwa Jimenez bisa lebih produktif dibandingkan dengan Higuain, dengan kelebihan tambahan yaitu upah yang lebih murah.  

Sementara itu, Higuain dikabarkan akan mengakhiri kontranya dengan Bianconeri musim ini. El Pipita, julukan Higuain, ingin pulang kampung ke Argentina dan bermain untuk River Plate, klub pertama dalam karir profesionalnya.

Adapun, Wolves diyakini akan melepas Jimenez kepada klub dengan penawaran terbaik. Jimenez bisa menjadi angin segar bagi keuangan klub yang sedang tertekan akibat berhentinya Liga Inggris karena pandemi virus corona (Covid-19).

Sumber : Bisnis Indonesia