Musim Depan Gaji Pemain Barca Bisa Dipangkas 30%

Stadion Camp Nou, markas Barcelona, menjelang pertandingan melawan Real Sociedad di La Liga musim 2018 - 2019./Reuters - Albert Gea
14 Mei 2020 05:02 WIB Newswire Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Pemotongan gaji atau upah rupanya tidak hanya melanda karyawan biasa. Para pemain bola di klub raksasa Barcelona, termasuk Lionel Messi pun terancam mengalami hal serupa.

Seperti dikutip dari Antara, Kamis (14/5/2020), Lionel Messi dan rekan-rekan setimnya terancam pemotongan gaji 30 persen musim depan. Hal itu terjadi lantaran klub  Barcelona mempertimbangkan untuk memperpanjang periode pemangkasan gaji akibat krisis virus corona. Hal serupa pun dikabarkan bakal dilakukan oleh klub rivalnya Real Madrid.

Para pemain Barca saat ini telah menerima pengurangan gaji sebesar 70 persen sejak Maret. Sementara itu, pemain Real Madrid sepakat untuk menerima pemotongan sekitar 10-20 persen karena kondisi keuangan terkena dampak selama masa lockdown.

Dua raksasa La Liga tersebut pun dikabarkan sedang bernegosiasi dengan Asosiasi Klub Eropa terkait pemontongan gaji lebih banyak.

Messi sebelumnya menegaskan bahwa para pemain Barcelona dengan senang hati membantu, tetapi merasa para petinggi klub menggambarkan mereka secara negatif di media.

Barca berharap pemangkasan tersebut akan menghemat sekitar 203 juta poundsterling (sekitar Rp368 triliun).

Klub asal Katalunya tersebut menempati urutan pertama musim ini di Spanyol untuk total gaji pemain yang mencapai 583 juta poundsterling (sekitar Rp10,6 triliun), termasuk gaji Messi sekitar 500.000 poundsterling (sekitar Rp9,06 miliar) per pekan.

Adapun, La Liga menargetkan untuk memulai kembali kompetisi pada pertengahan Juni, meskipun harus dilakukan tanpa suporter kemungkinan sampai tahun depan.

Barcelona dan Real Madrid mempertimbangkan untuk memainkan pertandingan di stadion kedua mereka, untuk membatasi efek psikologis karena tidak bermain tanpa penonton.

Madrid siap beralih dari Santiago Bernabeu ke Stadion Alfredo Di Stefano, sedangkan Barcelona sedang mempertimbangkan bermain di Stadion Johan Cruyff, bukan di Nou Camp.

Sumber : Bisnis Indonesia