Lewat Instagram, Radja Nainggolan Berat Hati Tinggalkan Roma

Radja Nainggolan (kiri) ketika masih membela AS Roma bersama pelatih Luciano Spalletti/Reuters - Max Rossi
27 April 2020 16:47 WIB M. Syahran W. Lubis Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Radja Nainggolan mengungkapkan bahwa tingkat kesedihan yang dirasakannya ketika pada 2018 meninggalkan AS Roma jauh lebih besar apabila diperbandingkan dengan kegembiraan yang dia dapatkan dengan bergabung ke Inter Milan .

Bahkan, pemain berdarah Batak itu menegaskan keinginannya untuk kembali ke tim ibu kota Italia itu "jika kondisinya tepat".

Roma menjual Radja Nainggolan ke Inter pada musim panas 2018, meskipun menjadi favorit para penggemar di ibu kota berjuluk Serigala dan membantu Giallorossi mencapai semifinal Liga Champions Eropa beberapa bulan sebelumnya.

“Saya tidak ingin mengambil apa pun dari penggemar Inter, tetapi jika Anda bertanya kepada saya apakah saya lebih bahagia bergabung dengan Inter atau lebih sedih telah meninggalkan Roma, saya akan memberi tahu Anda bahwa saya lebih sedih pergi,” ucapnya melalui siaran langsung Instagram pada Minggu (26/4/2020) malam WIB.

"Mengenai apakah aku akan kembali ke Roma, ya aku akan kembali. Jika kondisinya benar, saya akan kembali. Saya mengalami tahun-tahun indah bersama mereka. Itu klub yang mencintai saya, yang saya cintai, dan yang saya berikan segalanya.

“Saya rindu segalanya tentang Roma. Saya baru-baru ini menonton kembali pertandingan melawan Barcelona dan ketika saya mendengar lagu [klub], saya menulis banyak hal kepada grup. Itu masih membuatku merinding. Hal-hal yang begitu alami bagi saya di Roma sehingga saya merindukan semuanya. Semua ini terjadi pada mereka, jadi kita akan lihat. Pintunya selalu terbuka.”

Pemain berusia 31 tahun, yang saat ini dipinjamkan ke Cagliari, kemudian mengungkapkan bagaimana rasanya kembali ke Olimpico.

“Saya memiliki pertandingan pertama saya di Olimpico dengan Cagliari. Saya pikir ketika seseorang meninggalkan tim, yang penting adalah melakukan sesuatu yang baik dengan mereka. Kasih sayang yang saya terima di Roma, saya pikir sebagian untuk apa yang saya berikan di lapangan. Saya bangga akan hal itu, karena tidak mudah untuk menerima begitu banyak kasih sayang dari klub sebesar itu."

Sumber : Bisnis Indonesia