Diabaikan Atletico, Nicolas Schiappacasse Ingin ke Penarol

Nicolas Schiappacasse ketika tampil bersama Timnas Uruguay U-20. - Transfermarkt
27 April 2020 10:02 WIB M. Syahran W. Lubis Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Penyerang klub La Liga Atletico Madrid Nicolas Schiappacasse menyatakan ingin pindah musim panas ke klub Uruguay Penarol menjelang musim 2020 - 2021.

Mantan pemain Timnas Uruguay U-20 berusia 21 tahun itu bergabung dengan klub ibu kota Spanyol berjuluk Los Rojiblancos dari klub masa kecil Atletico River Plate Montevideo pada 2016.

Namun, dia tidak memiliki penampilan senior untuk tim asuhan Diego Simeone, dan sempat dipinjamkan ke Rayo Majadahonda, klub Segunda B (divisi 3) dan kontestan Serie A Italia Parma.

Dia lantas dipinjamkan lagi ke klub Portugal Famalicao pada awal 2019 - 2020, tetapi dia sekarang ingin kembali ke negara asalnya.

"Ada kontak dari Penarol [di jendela transfer Januari], tetapi saya disarankan untuk tetap [di Atletico]," ungkapnya dalam wawancara dengan 890 Sports yang dilaporkan Mundo Deportivo dan ditulis Football Espana pada Minggu (26/4/2020).

“Penarol adalah klub terbesar di Uruguay, dengan sejarah panjang. Saya juga berpikir bermain untuk mereka akan dapat membantu peluang saya masuk ke tim nasional [senior].”

Schiappacesse terikat kontrak di Atletico Madrid hingga Juni 2021, tapi klub akan kehilangan dia dengan status bebas transfer jika dia tidak menandatangani perpanjangan sebelum akhir 2020.

Raksasa La Liga tersebut agaknya tidak menawarkan dia kontrak baru, dan akan mendorong transfer dalam beberapa bulan mendatang.

Nilai transfer Schiappacasse saat diperkirakan sekitar 1 juta euro, tetapi Atletico dapat bersiap untuk menerima penawaran di wilayah 800.000 euro.

Pemain ini berperan penting membawa Uruguay tampil sebagai kampiun dalam Kejuaraan Amerika Selatan U-20 edisi 2017 di Ekuador dan peringkat ketiga turnamen tersebut 2 tahun berikutnya di Chile.

Adapun mengenai Penarol, tim ini merupakan juara terbanyak liga teratas Uruguay yakni 50 kali sepanjang sejarah, tiga lebih banyak dibandingkan dengan rival abadinya, Nacional, yang juga berbasis di Montevideo.

Penarol, yang kini dilatih mantan pemain legendaris Diego Forlan, tercatat enam kali juara Copa Libertadores—turnamen antarklub se-Amerika Selatan—dan tiga kali merebut trofi Intercontinental Cup (sekarang Piala Dunia Antarklub).

Sumber : Bisnis Indonesia