Di Tengah Covid-19, Abramovich Bayar Penuh Gaji Karyawan, Staf dan Pemain Chelsea

Pemain Chelsea Ruben Loftus-Cheek merayakan gol saat menghadapi Eintracht Frankfurt dalam leg kedua semifinal Liga Eropa di Stamford Bridge, Jumat (10/5/2019) - Reuters
26 April 2020 12:02 WIB Fahmi Achmad Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-Manajemen Chelsea FC menegaskan tidak memotong gaji pegawai dan membayar penuh pendapatan karyawan, staf dan para pemain, sebagai bentuk kepedulian sosial klub dalam menangani wabah Covid-19.

Dalam pengumuman melalui situs resminya (Sabtu, 25/4/2020), dewan pengelola Chelsea yang dipimpin oleh pemilik klub Roman Abramovich, telah menyetujui sejumlah inisiatif yang bertujuan untuk memastikan kesejahteraan dan aspek keuangan para karyawan, staf serta mendukung penggemar dan komunitas yang lebih luas.

'Klub dapat mengonfirmasi bahwa kami tidak akan mengambil keuntungan dari Skema Retensi Pekerjaan Virus Corona Pemerintah Inggris saat ini yang berlangsung hingga 30 Juni. Kami tidak merencanakan redundansi umum atau cuti untuk staf penuh waktu, yang akan terus dibayar 100 persen dari upah mereka saat ini," ujar manajemen Chelsea.

Skema Retensi Kerja Virus Corona dikeluarkan oleh pemerintah Inggris sebagai insentif terhadap korporasi di mana perusahaan dibolehkan membayar 80 persen gaji bulanan staf yang terpaksa dicutikan, dengan maksimal gaji per bulan 2.500 pound (sekitar Rp47,5 juta).

Manajemen klub papan atas Liga Inggris ini juga memastikan kompensasi terhadap para pekerja harian dan staf hari pertandingan yang dipekerjakan oleh klub, tetap dibayarkan hingga 30 Juni seolah-olah pertandingan telah dimainkan dan telah beroperasi seperti biasa.

Manajemen Chelsea juga memberikan perhatian kepada para fansnya yang telah membeli tiket pertandingan.

"Sehubungan dengan para penggemar kami, kami akan memberikan kredit bagi pemegang tiket musiman masuk dan pemegang tiket musim liburan untuk setiap pertandingan kandang Liga Premier yang tidak dimainkan dengan para penggemar di stadion, setelah jadwal final untuk musim 2019/20 telah disepakati. Pemberian kredit akan dilakukan secara pro-rata."

Klub yang melahirkan legenda seperti Frank Lampard, John Terry hingga Didier Drogba ini akan mengganti biaya perjalanan dan akomodasi hingga £350 per pemegang tiket untuk menutupi pengeluaran yang tidak dapat dikembalikan oleh 3.800 pendukung, karena melakukan perjalanan ke Munich bulan lalu untuk pertandingan Liga Champions. Pembayaran ini berlaku untuk perjalanan dipesan secara pribadi atau melalui klub.

Perwakilan Dewan Chelsea baru-baru ini mengadakan pembicaraan ekstensif dengan tim utama pria untuk membahas bagaimana mereka dapat berkontribusi secara finansial kepada klub selama krisis coronavirus.

"Pada saat ini, tim utama putra tidak akan berkontribusi terhadap klub secara finansial dan sebaliknya dewan telah mengarahkan tim untuk memfokuskan upaya mereka lebih lanjut untuk mendukung tujuan amal lainnya. Ketika krisis ini berkembang, klub akan terus melakukan percakapan dengan tim utama pria mengenai kontribusi keuangan untuk kegiatan klub."

Sementara itu, perhatian Chelsea juga diberikan kepada masyarakat di London.

"Kami tetap berkomitmen untuk membantu respons medis terhadap wabah virus Corona di komunitas kami. Chelsea akan terus menyediakan akomodasi untuk staf NHS; hingga saat ini 128 kamar telah dialokasikan di hotel-hotel yang berlokasi di Stamford Bridge."

Sumber : Bisnis Indonesia