Advertisement

Soal Kelanjutan Liga 1, PSSI Putuskan Akhir Mei

Newswire
Minggu, 26 April 2020 - 08:02 WIB
Galih Eko Kurniawan
Soal Kelanjutan Liga 1, PSSI Putuskan Akhir Mei Ketua Umum PSSI Komjend Polisi Mochamad Iriawan . Bisnis - Himawan L Nugraha

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyatakan akan menunggu hingga akhir Mei soal kelanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia dan tak ingin mengambil keputusan dengan terburu-buru mengenai langkah selanjutnya.

"Sehingga menurut saya pilihan menunggu status darurat bencana ini sampai akhir Mei adalah pilihan yang paling realistis saat ini," ujar Iriawan saat dikonfirmasi, Sabtu, (25/4/2020).

Sebelumnya, sejumlah pihak mengusulkan agar PSSI dan PT LIB melanjutkan kompetisi dengan syarat tanpa dihadiri penonton pada Juli nanti, salah satunya Persib Bandung. Beberapa pertimbangan itu bermaksud agar ada aktivitas klub serta pertanggungjawaban kepada sponsor.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Opsi melanjutkan kompetisi tanpa penonton menjadi pertimbangan di beberapa negara di Eropa, seperti Inggris, Italia, Spanyol, dan Prancis. Sementara di kawasan Asia, Korea Selatan dikabarkan akan jadi negara pertama yang akan melakukannya.

Namun soal kemungkinan diterapkan di Indonesia, Iriawan menyebut hal itu sangat sulit. Ia memandang fanatisme suporter dalam mendukung tim kebanggaannya terlampau tinggi. Mereka akan nekat datang meski berada di luar stadion.

"Saya pikir Indonesia belum akan mencontoh negara-negara lain yang melakukan itu tertutup. Contoh pertandingan yang diputuskan digelar tanpa penonton dan sudah disosialisasikan jauh-jauh hari saja, masih didatangi oleh ribuan fans," katanya.

"Mereka rela mendukung tim kesayangannya dengan hanya bernyanyi di luar stadion tanpa bisa melihat pertandingan itu sendiri," dia menambahkan.

Di satu sisi, sejumlah daerah juga telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Jika tetap dilanjutkan meski tanpa penonton, ia khawatir hal itu jadi bumerang.

"Ada kekhawatiran kalau PSSI tetap memutar liga dengan tanpa penonton, para fan tetap akan datang berkerumun, dan itu menyalahi sosial distancing yang sedang dijalankan pemerintah," kata dia.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Persaingan Lebih Ketat Akan Berlangsung di Indonesia International Challenge 2022

Olahraga
| Senin, 26 September 2022, 23:07 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement