Hanya Terima 25 Persen Gaji untuk Bulan Ini Hingga Juni, Ini Tanggapan Pemain PSS Sleman

Pesepak bola PSS Sleman Jepri Kurniawan berebut bola dengan pesepak bola Persipura pada laga uji coba yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (22/2/2020) sore - Harian Jogja/Jumali
05 April 2020 14:47 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Keputusan manajemen PSS Sleman yang hanya membayarkan 25 persen gaji pemain pada bulan April, Mei dan Juni, mendapatkan tanggapan positif dari salah satu penggawa skuat Super Elang Jawa.

Gelandang PSS, Jepri Kurniawan, menilai apa yang dilakukan oleh manajemen tersebut adalah keputusan terbaik. Di mana, manajemen PSS tetap membayar 100 persen gaji untuk bulan Maret dan sisanya di bulan April, Mei dan Juni hanya dibayar 25 persen.

“Di bulan Maret, kami masih bertanding dan aktivitas. Jika dibulan selanjutnya [dibayar 25 persen], karena tidak ada kegiatan, kami memaklumi,” kata Jepri.

Jepri yang saat ini berada di Malang mengungkapkan, sebelumnya dirinya juga telah berkomunikasi dengan para pesepak bola lainnya yang tergabung di Asosiasi Pemain Profesional Indonesia tentang rencana pemotongan gaji.

“Dan kalau untuk Maret idealnya 100 persen," lanjutnya.

“Saat ini kami tinggal menunggu perkembangannya, sembari berlatih mandiri,” ucap Jepri.

Sebelumnya, Manajer PSS Danilo Fernando mengatakan keputusan memotong 75 persen gaji pemain untuk tiga bulan tersebut didasarkan kepada surat edaran yang beredar, PSSI memutuskan Liga 1 dan Liga 2 2020 dihentikan dari Maret hingga Juni 2020, dengan status force majeure karena pendemi Covid-19.

“Untuk bulan Maret kami bayarkan 100 persen. Sementara April, Mei dan Juni 25 persen gaji," kata Danilo.

“Keputusan ini diambil direksi PSS berdasarkan peraturan yang ada dan telah dikeluarkan oleh PSSI," lanjut Danilo.

Selain hanya membayarkan 25 persen gaji pada bulan April, Mei dan Juni, Danilo mengungkapkan, manajemen juga meliburkan pemain yakni hingga 29 Mei 2020 mendatang.

“Para pemain tetap mendapatkan porsi latihan sendiri di rumah masing-masing untuk menjaga kondisi fisik," ucap Danilo.