PSSI Akan Pangkas Gaji Pelatih Timnas

Pemain Timnas Indonesia berlatih di Stadion Madya, Senayan, Jakarta. - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
03 April 2020 12:02 WIB Newswire Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan memangkas gaji para staf pelatih tim nasional dari U-16 hingga senior di tengah pandemi virus corona jenis baru COVID-19.

“Timnas Indonesia tidak berkegiatan sebagai dampak dari keadaan luar biasa ini, maka kemungkinan besar akan ada penyesuaian terhadap gaji mereka,” ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan di Jakarta pada Kamis (2/4/2020).

Menurut Iriawan, kebijakan tersebut tengah dikaji di internal PSSI. Namun, dia memastikan bahwa pada Maret 2020 semua staf pelatih mendapatkan gaji utuh. “Khusus untuk gaji Maret, staf pelatih masih mendapatkan gaji penuh,” tutur Iriawan.

Menanggapi hal tersebut, asisten pelatih timnas Indonesia Nova Arianto mengaku belum mendengarnya. Akan tetapi, apa pun kebijakan PSSI nantinya, Nova menegaskan bahwa dia memahami dan siap mengikutinya.

“Saya siap mengikuti apa pun kebijakan dan arahan dari PSSI. Saya sangat bisa memahami situasi saat ini. Saya yakin PSSI mempunyai kebijakan terbaik untuk menghadapi situasi sekarang,” ujarnya.

Semua kegiatan tim nasional Indonesia, baik senior maupun kelompok umur, dihentikan sementara karena pandemi COVID-19. Para pemain diinstruksikan untuk berlatih di tempat tinggal masing-masing.

Kondisi mereka terus dipantau oleh para pelatih yaitu Bima Sakti di timnas U-16 serta manajer pelatih asal Korea Selatan Shin Tae-yong yang membawahi timnas U-19 dan senior.

Ada tiga asisten pelatih senegara Shin yang juga turut menangani timnas yakni Gong Oh-kyun, Kim Hae-woon, dan Lee Jae-hong.

Sumber : Bisnis Indonesia