Soal Potong Gaji, Besok Manajemen PSS Sleman Gelar Rapat

IG : PSSleman
27 Maret 2020 20:47 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Manajemen PSS Sleman memastikan menggelar rapat internal terkait dengan penetapan status force majeure dari PSSI karena wabah Covid-19, Sabtu (28/3/2020).

Status ditetapkan oleh PSSI melalui surat yang dilayangkan ke masing-masing klub. Selain menetapkan status, surat tersebut juga berisi diperbolehkannya klub untuk melakukan perubahan kontrak kerja dengan pemain dan ofisial atas kewajiban membayar 25 persen dari nilai kontrak yang sudah disepakati.

“Rencana besok kami akan rapat dan membicarakan surat tersebut. Juga perihal kontrak dan gaji pemain," kata Manajer PSS Danilo Fernando, Jumat (27/3/2020).

Danilo mengatakan akan ada pembahasan mengenai kontrak dan gaji pemain jangka pendek hingga Juni mendatang. “Hal ini akan kami diskusikan dengan direksi dan manajemen,” lanjut dia.

Sebelumnya, Direktur PT Putra Sleman Sembada (PSS) Hempri Suyatna mengatakan, ada wacana dari sejumlah klub dengan membuka opsi memotong gaji pemain, pelatih dan ofisial, karena wabah Covid-19. Alhasil, pihaknya masih menunggu keputusan dari PSSI.

"Kami masih menunggu arahan PSSI. Nanti, seperti apa baru kita akan diskusi dulu di level manajemen," lanjut Hempri.

Untuk sementara, manajemen kata Hempri akan memaksimalkan waktu libur kompetisi dengan melakukan penataan internal.

Hal penting dilakukan karena PSS saat ini masih dalam transisi seiring dengan perpindahan saham dari Soekeno ke PT Palladium Pratama Cemerlang.

"Kami tata lagi SOP (standart operasional) manajemen.

Untuk struktur kita juga masih nunggu proses jual beli ini selesai dan nantinya kita juga nunggu arahan dari pemegang saham terbesar seperti apa," ucap Hempri.