Akibat Corona, Pengelola Stadion Maguwoharjo Merugi

Petugas dari Sleman Emergency Services (SES) mengukur suhu tubuh kepada ofisial Persikabo jelang kick off pertandingan PSS melawan Persikabo di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (8/3/2020) sore. - Harian Jogja/Jumali
26 Maret 2020 22:47 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Penundaan Liga 1 2020 dan lima event besar karena pandemi Covid-19 mendatangkan kerugian cukup besar bagi pengelola Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Kepala UPT Stadion Maguwoharjo Sumadi mengatakan lebih dari Rp100 juta potensi pendapatan gagal masuk buku kas. Beberapa potensi pendapatan yang menguap meliputi sewa tempat untuk ulang tahun salah satu produsen mobil nasional, konser musik, dan kegiatan manasik haji. Semua acara itu ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan.

"Begitu juga dengan kompetisi. Kami masih menunggu kabar dari PSSI untuk kelanjutannya," kata Sumadi, Kamis (26/3/2020).

Oleh karena itu, pengelola stadion untuk semantara hanya fokus ke perawatan rumput dan fasilitas stadion.

"Selain itu kami juga memaksimalkan pencegahan wabah ini dengan menyemprot cairan disinfektan, memasang tempat tempat cuci tangan dan hand sanitizer serta mengecek suhu tubuh setiap pegawai," ucapnya.