Sejumlah Klub Liga 1 Akan Potong Gaji Pemain, Ini Tanggapan Manajemen PSS Sleman

Latihan PSS sebelum bertolak ke Bandung -Harian Jogja - Jumali
26 Maret 2020 09:07 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Ketidakpastian kompetisi Liga 1 2020 karena merebaknya pendemi Covid-19 membuat sejumlah kontestan kompetisi sepak bola tertinggi di Tanah Air khawatir.

Bahkan beberapa klub membuka opsi memotong gaji pemain, pelatih dan ofisial.

Terkait dengan wacana tersebut, manajemen PSS akhirnya angkat bicara.

"Ini kan baru wacana dari 10 kontestan Liga 1 dan bukan keputusan PSSI," kata Direktur PT Putra Sleman Sembada (PSS) Hempri Suyatna kepada Harianjogja.com, Kamis (26/3/2020) pagi.

Karena masih sebatas wacana, Hempri pun belum bisa memastikan apakah manajemen PSS akan mengambil opsi potong gaji seperti yang direncanakan sejumlah klub.

Sejauh ini manajemen PSS masih menunggu arahan dan keputusan PSSI terkait kelanjutan kompetisi, format dan juga perihal kontrak pemain dan pelatih.

"Kami masih menunggu arahan PSSI. Nanti, seperti apa baru kita akan diskusi dulu di level manajemen," lanjut Hempri.

Untuk sementara, manajemen kata Hempri akan memaksimalkan waktu libur kompetisi dengan melakukan penataan internal.

Hal penting dilakukan karena PSS saat ini masih dalam transisi seiring dengan perpindahan saham dari Soekeno ke PT Palladium Pratama Cemerlang.

"Kami tata lagi SOP (standart operasional) manajemen.

Untuk struktur kita juga masih nunggu proses jual beli ini selesai dan nantinya kita juga nunggu arahan dari pemegang saham terbesar seperti apa," ucap Hempri.