Liga 2 2020 Ditangguhkan Karena Virus Corona, PSIM Jogja Perpanjang Libur Pemain

Pemain PSIM Jogja menjalani latihan di Lapangan Kenari - PSIMJogja_Official
22 Maret 2020 17:17 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Manajemen PSIM Jogja memperpanjang libur penggawanya menyusul adanya keputusan PSSI terkait penangguhan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 karena wabah virus Corona.

Sejatinya, PSIM Jogja direncanakan kembali menggelar latihan pada Selasa (24/3/2020), usai diliburkan tiga hari setelah menjalani laga uji coba tertutup melawan PS SAM Sumber Agung, Jetis, Jumat (20/3/2020) di Stadion Dwi Windu, Bantul.

Namun dalam perkembangannya, manajemen dan tim pelatih PSIM Jogja bersepakat menambah libur kepada Purwaka Yudi dan kawan-kawan hingga Minggu (29/3/2020) mendatang.

“Berdasarkan hasil diskusi dengan tim pelatih dan manajemen, kami putuskan bahwa untuk seminggu ke depan program latihan bersama dengan tim tidak dilaksanakan terlebih dahulu,” kata Manajer PSIM Jogja David MP Hutauruk, Minggu (22/3/2020) sore.

“Sebagai gantinya, pemain diminta untuk menjalani program latihan mandiri. Program akan diberikan dan dimonitoring oleh tim pelatih segera,” lanjut David.

Selain itu David kembali mengingatkan kepada para pemain untuk mengedepankan kebersihan dan kesehatan sendiri. Pemain juga diminta melakukan "social distancing", dengan menghindari bepergian keluar rumah dan berkumpul banyak orang;

“Melakukan segala program latihan yang diberikan oleh tim pelatih secara baik dan segala kondisi kesehatan masing-masing diri serta keluarga harap diinformasikan segera apabila mengalami gejala-gejala sakit,” ucap David.

Sementara salah satu pemain PSIM Jogja Ivan Febrianto mengakui jika para pemain telah mendapatkan pemberitahuan jika libur diperpanjang hingga Minggu (29/3/2020). "Saya sendiri akan tetap di Jogja dan berlatih mandiri," ucap Ivan.

Sebelumnya, PT Liga Indonesia Baru telah melakukan korespondensi dengan klub-klub Liga 1 2020 dan Liga 2 2020, terkait dengan adanya surat arahan dari Ketum PSSI Mochamad Iriawan yang meminta kompetisi ditangguhkan. Awalnya, PT LIB telah menangguhkan kompetisi baik Liga 1 dan Liga 2, sejak 16 Maret lalu karena pandemi Covid-19. Secara resmi PT LIB pun telah mengirimkan surat untuk klub-klub peserta, Sabtu (21/3/2020).

"Mempertimbangkan terkait situasi perkembangan virus Covid-19 yang terjadi saat ini, LIB meminta gambaran secara spesifik terhadap keadaan daerah lokal setempat dari masing-masing klub perserta Liga 1 2020 dan Liga 2 2020, baik aspek penanganan maupun kebijakan Pemerintah Daerah yang diterapkan dalam langkah persebaran virus Covid-19," kata bunyi surat LIB kepada klub-klub peserta Liga 1 2020 dan Liga 2 2020.

"LIB meminta kepada seluruh klub perserta Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 memberikan masukan terkait kelanjutan pelaksanaan kompetisi musim 2020 termasuk penentuan penjadwalan dan izin kemananan mengacu kebijakan dan keadaan pesebaran Covid-19 di Daerah masing-masing," imbuh surat tersebut.