Penalti di Perpanjangan Waktu Hilangkan Poin PSIM di Kandang Sriwijaya FC

Sriwijaya FC vs PSIM Jogja - Vidio.com
15 Maret 2020 17:47 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, PALEMBANG - PSIM Jogja gagal meraih poin di laga perdana Liga 2 2020 setelah menelan kekalahan 1-2 dari tuan rumah Sriwijaya FC pekan 1 Liga 2 2020 di Stadion Gelora Sriwijaya, Minggu (15/3/2020) sore.

Dua gol Sriwijaya FC dicetak oleh Rudiyana di menit ke-61 dan tendangan penalti Rahel Radiansyah di tambahan waktu babak kedua. Satu gol PSIM dicetak oleh TA Mushafri di menit ke-83.

Sejak awal babak pertama, PSIM langsung mencoba mengambil alih permainan. Tekanan ketat yang diterapkan oleh anak asuh Seto Nurdiyantoro sempat membuat tuan rumah kesulitan mengembangkan permainan. Sebaliknya usaha PSIM memanfaatkan dua pemain sayap Supriyadi dan Slamet Budiono sempat beberapa kali menyulitkan lini belakang Sriwijaya FC.

Sriwijaya FC baru mampu keluar dari tekanan dan membuka peluang pada menit ke-5 melalui eks penyerang PSIM Jogja Rudiyana. Namun, sundulannya masih mampu ditangkap oleh kiper PSIM Jogja Sandy Firmansyah.

Memasuki menit ke-25, pelatih PSIM Jogja melakukan perubahan. Tegar Hening ditarik dan Yoga Pratama dimasukkan. Masuknya Yoga cukup banyak membuat lini tengah PSIM lebih solid. Alhasil memasuki menit ke-30, PSIM memiliki peluang manis melalui sundulan dari Supriyadi. Sayang sundulannya masih melebar dari gawang Sriwijaya FC.

Peluang manis lainnya didapatkan Ichsan Pratama yang mampu ditangkap oleh kiper Sriwijaya FC pada menit ke-43. Hingga dua menit tambahan babak pertama selesai skor 0-0 masih tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, tidak ada perubahan skuat dari tubuh PSIM Jogja. PSIM masih terus mencoba menguasai permainan.

Sementara memasuki menit ke-46, Sriwijaya FC mulai menggencarkan serangan. Peluang bagus didapatkan oleh Rahel Radiansyah. Namun, tendangan Rahel masih melebar dari gawang PSIM Jogja.

Memasuki menit ke-53, Sriwijaya FC terus mengepung pertahanan PSIM Jogja. Sriwijaya kembali mendapatkan peluang manis melalui Hari Habrian. Beruntung sambaran kakinya dari bola liar masih membentur mistar gawang PSIM Jogja.

Petaka terjadi di tubuh PSIM Jogja pada menit ke-61. Rudiyana yang lepas dari jebakan offside mampu mengelabui Sandy Firmansyah. Skor 1-0 untuk keunggulan Sriwijaya FC.

Tertinggal 0-1, Seto Nurdiyantoro langsung melakukan perubahan. Supriyadi ditarik dan digantikan Nanda Nurrandi. Masuknya Nanda membawa perubahan di tubuh PSIM Jogja.

Sementara sebuah blunder justru dilakukan oleh Sandy Firmansyah di menit ke-72. Usahanya untuk keluar dari wilayahnya, justru berujung kartu kuning. Berujung hukuman tendangan bebas yang dieksekusi Sriwijaya FC masih melebar dari gawang PSIM Jogja.

Menit ke-78, PSIM kembali melakukan perubahan. Kali ini, Seto menarik Slamet Budiono dan Yudha Alkanza masuk.

Masuknya Yudha Alkanza cukup membawa perubahan. Utamanya dalam tendangan bebas. Sayang peluang PSIM melalui tendangan Yudha pada menit ke-81 masih belum mampu mengubah kedudukan.

PSIM baru mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui TA Mushafri pada menit ke-83. Berawal dari umpan manis Yoga Pratama, mantan penyerang Sriwijaya FC ini berhasil mengelabui Imam Arief. 

Kedudukan imbang membuat pemain Sriwijaya FC menggencarkan serangan. Kali ini peluang manis didapatkan oleh Rahel Radiansyah di menit ke-87, namun tendangannya masih meleset dari gawang PSIM Jogja.

Namun petaka untuk PSIM terjadi di pengujung laga. Wasit Rio Permana Putra dari Riau menunjuk titik penalti setelah usaha Risman membuang bola melalui kepalanya dianggap handball.

Rahel Radiansyah yang didapuk mengeksekusi tendangan penalti berhasil menempatkan bola tepat di sisi kanan Sandy Firmansyah. Skor 2-1 untuk keunggulan Sriwijaya FC bertahan hingga akhir pertandingan.