Corona Paksa Italia Berlakukan Karantina Nasional, Bagaimana Nasib Liga Italia & Euro 2020?

Bek Juventus Matthijs de Ligt - Instagram juventus
10 Maret 2020 18:07 WIB Budi Cahyana Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Italia mengumumkan isolasi nasional untuk mengendalikan penyebaran Corona (Covid-19) setelah 463 orang meninggal dunia akibat virus tersebut. Sepak bola, olahraga yang sangat mengakar dalam keseharian penduduk Italia, pun terkena dampak kebijakan yang diumumkan Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte ini.

Isolasi secara nasional berlangsung dari Senin (9/3/2020) kemarin sampai 3 April nanti. Semua pertandingan Serie A dan Serie B pun dihentikan. Serie A yang sudah memasuki giornata (pekan) ke-26 disetop sementara dan sampai sekarang jadwal giornata ke-27, 28, dan 29 belum jelas.

“Kami meminta maaf kepada suporter di seluruh negeri karena harus mengambil kebijakan ini demi kesehatan nasional. Tak hanya ke tempat umum seperti stadion, semua orang mulai sekarang bahkan dilarang pergi ke pusat kebugaran,” ujar Conte dalam konferensi pers, Senin (9/3/2020) malam waktu setempat.

Semua penduduk Italia hanya boleh bepergian karena alasan darurat atau untuk pekerjaan yang benar-benar mendesak diselesaikan. Di luar itu, penduduk Italia diharapkan tetap berdiam di rumah karena Corona merebak dengan cepat. Italia kini menjadi negara dengan korban meninggal dunia akibat Corona tertinggi setelah China.

Serie A dan Serie B terancam disetop lebih awal. Euro 2020, yang akan dimulai di Roma pada 12 Juni juga terancam berantakan.

Menurut laporan media setempat, La Repubblica, ada tiga opsi yang akan diambil Lega Serie A, FIGC, dan UEFA dalam situasi ini. Pertama, menunda Euro 2020 karena Corona terus menyebar di Eropa dan Liga Italia tidak bisa menyelesaikan kompetisi pada 24 Mei 2020 sesuai jadwal. Ada kemungkinan Euro 2020 akan digelar pada akhir tahun atau ditunda tahun depan. Jika Euro 2020 ditunda, Liga Italia bisa berjalan lagi meski harus selesai pada Juni, molor satu bulan dari jadwal semula.

Opsi kedua adalah memadatkan jadwal Serie A dan Serie B setelah isolasi nasional diakhiri pada 3 April nanti. Pertandingan pada Mei akan sangat padat, yakni berlangsung tiap dua atau tiga hari sekali. Selain itu, Coppa Italia akan ditunda dan baru diselesaikan pada Agustus. Alternatif ini tidak akan mengganggu pelaksanaan Euro 2020.

Opsi ketiga adalah yang paling ekstrem, yakni menyetop Serie A dan Serie B dan meniadakan scudetto musim ini. Kompetisi akan diakhiri hingga pekan ke-26. Meski tidak ada juara, papan klasemen tetap dihitung untuk menentukan kontestan Liga Champions dan Liga Europa musim depan.