Alfonso Tanpa Agen Saat Direkrut, Manajemen PSS Bungkam

Bek PSS Sleman Alfonso de La Cruz saat menjalani latihan di Lapangan UII, Selasa (3/3/2020) sore. - Harian Jogja/Jumali
03 Maret 2020 20:47 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Llano Mahardika, mantan agen Alfonso de La Cruz, mengatakan tak campur tangan dalam penandatanganan kontrak antara eks kliennya dengan PSS Sleman.

Kepada Harian Jogja beberapa waktu lalu, mantan Manajer Persebaya ini mengungkapkan dirinya terkait dengan penandatanganan kontrak manjemen PSS dengan Alfonso de La Cruz pada akhir Desember 2019 lalu. Sebab, memasuki kompetisi 2020, Alfonso de La Cruz tidak lagi menjadi pemain yang bernaung dalam agensinya.

“Tahun lalu, iya [ditangani oleh Llano]. Musim ini tidak, karena itu syarat yang diberlakukan Pak Keno [mantan Komisaris PT PSS Soekeno ] ke Alfonso,” katanya.

Menurut dua, perpanjangan kontrak terjadi antara manajemen lama dan Alfonso.

Seiring berjalannya waktu, saham PSS berpindah tangan dari Soekeno ke PT Palladium Pratama Cemerlang. PT Palladium ikemudian mendatangkan gelandang Liberia Zah Rahan, padahal kuota pemain asing PSS sudah terisi penuh. Selain Alfonso, tiga pemain asing Super Elang Jawa adalah Guilherme Batata, Yehven Bokhashvili, dan Aaron Evans. Alfonso kemudian terdepak dan tidak didaftarkan di Liga 1 2020.

CEO PT PSS Fatih Chabanto sampai saat ini masih diam dan enggan berbicara. Fatih juga diam dan tidak menjawab saat ditanya mengenai status dari Zah Rahan, apakah pinjaman dari klub lamanya, Madura United, atau diikat kontrak oleh PSS.

"Zah Rahan sudah direkrut oleh PSS, itu saja,“ katanya.