Jalan Arsenal Menuju Liga Champions Kian Sulit

Pelatih Arsenal Mikel Arteta - Instagram Arsenal
28 Februari 2020 19:37 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Satu jalan Arsenal menuju Liga Champions musim depan sudah tertutup setelah tersingkir dari Liga Europa, Jumat (28/2/2020) dini hari WIB. Kini Arsenal harus menapaki jalan yang kian terjal untuk bisa mendapatkan posisi empat besar di Liga Premier Inggris.

Sejatinya, Liga Europa adalah harapan paling realistiis bagi Arsenal untuk merebut tiket Liga Champions musim depan. Seperti diketahui, juara Liga Europa berhak tampil di Liga Champions.

Namun, langkah Arsenal terhenti di babak 32 besar. Bahkan mereka harus menerima malu karena disingkirkan klub asal Yunani, Olympiakos, dengan skor 1-2 di Emirates Stadium, London. Skor tersebut membuat Olympiakos menyamakan agregat menjadi 2-2, tetapi mereka unggul dalam hal produktivitas gol tandang.

Harapan Arsenal kini tinggal di liga domestik. Namun demikian, posisi Arsenal di klasemen sementara sangat tak menguntungkan. Mereka menempati peringkat kesembilan klasemen sementara dengan 37 poin dari 29 laga. Mereka tertinggal tujuh poin dari Chelsea yang ada di urutan keempat (posisi terakhir untuk zona Liga Champions).

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menyadari peluang timnya finis empat besar amat berat. Karena itu, fokus Arteta saat ini adalah menjaga daya saing Meriam London seusai hasil negatif di Liga Europa.

"Sangat sulit karena melihat klasemen, kami masih jauh dari target yang kami punya. Tapi di sepanjang musim kami memang sudah jauh dan kami harus terus berjuang," ujar Arteta dilansir dari arsenal.com, Jumat.

"Yang paling penting sekarang adalah ruang ganti harus kuat dan kami harus jalan terus dan bereaksi. Pertama, saya harus meyakinkan mereka soal apa yang terjadi dalam pertandingan dan kenapa mereka tidak lolos. Kalau mereka terus seperti itu, akan ada imbalan seperti yang sudah kami lakukan dalam 10 laga terakhir," tegas Arteta.

Kekalahan ini amat memukul Pierre Emerick-Aubameyang. Tangis striker andalan Arsenal itu langsung pecah begitu gawang Bernd Leno dibobol Youssef El-Arabi pada menit ke-119.

Padahal enam menit sebelumnya Aubameyang sempat membuat publik Emirates bersorak setelah golnya menyamakan kedudukan menjadi 1-1 atau unggul agregat 2-1. “Sangat, sangat mengecewakan. Saya bahkan tak tahu bagaimana itu bisa terjadi. Saya merasa sangat buruk,” ujar pemain Timnas Gabon itu, dilansir BT Sport, Jumat. (JIBI/Detik)

Sumber : JIBI/Solopos