Evans dan Alfonso Main Buruk di Lini Belakang, Pelatih PSS Sleman Tetap Optimistis

Bek PSS Sleman Alfonso de La Cruz berusaha membuang bola saat laga uji coba antara PSS Sleman melawan Persib di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (17/2/2020) sore. - Harian Jogja/Jumali
17 Februari 2020 19:27 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Hasil buruk diraih oleh PSS Sleman saat laga uji coba melawan Persib Bandung, Senin (17/2/2020) sore.

Tim skuat Super Elang Jawa harus menelan kekalahan 0-2 pada uji coba yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul. Dua gol Maung Bandung dicetak oleh Victor Igbonefo pada menit ke-19 dan Wander Luiz di menit ke-44. PSS Sleman tidak tampil dengan kekuatan penuh. Sejumlah pemain pilar, seperti Asyraq Gufron Ramadhan, Ega Rizky, Irkham Zahrul Milla tidak diturunkan.

Di lini belakang, pelatih PSS Sleman Eduardo Perez Moran harus mencoba eksperimen baru dengan menduetkan Alfonso de La Cruz dan Aaron Evans sebagai bek tengah. Posisi kiper yang biasa ditempati oleh Ega Rizky bergantian diisi oleh Alexander dan Hendra Molle.

Percobaan ini belum sepenuhnya mampu berjalan dengan baik, terbukti dari dua gol yang bersarang di gawang Alexander. Gol Wander Luiz di menit ke-44 lahir melalui tendangan penalti seusai Alfonso melakukan kesalahan dengan menjatuhkan Wander Luiz di kotak terlarang.  

Di babak kedua, lini belakang tetap diisi oleh Aaron Evans dan Alfonso de La Cruz serta Hendra Mole bekerja di bawah mistar gawang. Koordinasi dari Aaron dan Alfonso belum sepenuhnya berjalan dengan maksimal. Beberapa kali Aaron dan Evans kurang kompak saat mendapatkan tekanan dari barisan depan Persib.

Pelatih PSS Sleman Eduardo Perez Moran enggan banyak berkomentar mengenai penampilan duet bek tengah PSS. Pelatih asal Spanyol ini menyatakan laga uji coba melawan Persib digelar guna melihat perkembangan dan kesiapan tim menghadapi kompetisi.

“Tentu setiap tim ingin meraih kemenangan. Tetapi, untuk pertandingan kali ini kami bisa menganalisus bagaimana perkembangan tim dan apa saja yang harus diperbaiki menjelang kompetisi,” kata Eduardo.

“Kami tidak ingin melihat hasil. Ini adalah tes untuk pemain kami. Bagi kami pertandingan kali ini kami bisa mengontrol permainan,” ujar Eduardo.

Meski Bagus Nirwanto dan kawan-kawan takluk dari Persib, Eduardo optimistis timnya akan mampu berbicara banyak di kompetisi Liga 1 2020 yang akan dimulai 29 Februari mendatang.

“Saya selalu positif dan optimistis. Saya sangat senang dengan pemain yang saat ini ada. Jadi jangan lihat hasil, kami telah berbuat banyak dan terbaik. Ke depan kami harus kerja keras agar mampu meraih hasil yang terbaik di kompetisi,” ucap Eduardo.