Taklukkan Inter, Lazio Mulai Bermimpi Meraih Scudetto

Sergej Milinkovic-Savic - Instagram Official_sslazio
17 Februari 2020 20:47 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Perburuan meraih gelar Serie A Liga Italia musim ini kian sengit setelah Lazio menundukkan Inter Milan dengan skor 2-1 pada giornata ke-24 di Olimpico, Senin (17/2/2020) dini hari WIB. Berkat kemenangan itu, Lazio menggusur Inter dari peringkat kedua dan menempel ketat Juventus di puncak klasemen. Klub berjuluk Gli Aquilotti (Elang Muda) ini pun mulai berani bicara soal peluang menggondol scudetto.

Lazio kini mengantongi 56 poin dari 24 pertandingan, unggul dua angka atas Inter dan hanya tertinggal satu angka dari Juventus. Opta melansir torehan tersebut telah melampaui poin Lazio pada periode yang sama musim 1998/1999 (51). Kala itu Gli Aquilotti keluar sebagai juara sekaligus trofi terakhir Serie-A mereka hingga saat ini. Gelandang Lazio, Sergej Milinkovic-Savic, menilai timnya kini layak menargetkan lebih dari sekadar finis di empat besar. “Yang wajib diraih adalah tiket Liga Champions. Namun kalau kami ada di atas sana sampai akhir, lantas kenapa tidak mengejar scudetto?” ujar Milinkovic-Savic seperti dilansir Football Italia, Senin.

Mimpi sang gelandang tak berlebihan apabila melihat konsistensi permainan Lazio musim ini. Anak asuh Simone Inzaghi sudah tak terkalahkan dalam 19 partai terakhir di liga yang menandai rekor terpanjang klub. Selain Inter, tim kuat macam Juventus, Napoli dan AC Milan telah mereka kandaskan.  Lazio juga memiliki kartu as bernama Ciro Immobile yang tak berhenti mencetak gol. Saat menjamu Inter, Immobile mencetak gol lewat titik putih yang membuat perbendaharaan golnya menjadi 26.

Faktor pelatih juga tak bisa dinafikan dalam kesuksesan Lazio. Kematangan strategi Simone Inzaghi terbukti membuat tim-tim lawan kelimpungan. Inter sendiri tak bisa berbuat banyak setelah Inzaghi menginstruksikan untuk mengisolasi Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez. Duo striker yang telah mengemas 28 gol di Serie-A ini mendadak tak bertaji lantaran ditempel duo bek Luiz Felipe dan Francesco Acerbi plus gelandang bertahan Lucas Leiva. Dilansir Whoscored, Lautaro tak sekalipun melepas tembakan ke gawang sepanjang 90 menit. Sedangkan Lukaku hanya mencatat satu sepakan on target.

Kekalahan Inter membawa kekecewaan bagi Ashley Young. Eks bek Manchester United ini memang sempat membawa Inter unggul di akhir babak pertama sebelum dibalikkan via gol Immobile dan Milinkovic-Savic di babak kedua.  “Kami masih di dalam perburuan gelar. Masih ada banyak laga dan banyak poin untuk diperebutkan. Saya yakin kita akan kembali ke jalur kemenangan,” ujar Young.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia