City Terancam Kehilangan Gelar Juara Liga Premier Inggris 2013-2014

Pelatih Manchester City Pep Guardiola memeluk gelandang David Silva. - Instagram Mancity
16 Februari 2020 19:47 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, MANCHESTER—Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Setelah mendapat larangan bertanding di kompetisi Eropa selama dua musim, Manchester City terancam kehilangan gelar Liga Premier Inggris musim 2013-2014. Pencopotan gelar berpotensi menjadi hukuman tambahan karena City melanggar regulasi Financial Fair Play (FFP). 

Dilansir Daily Mail, Minggu (16/2/2020), Liga Premier membuka peluang investigasi terkait pendapatan dan pengeluaran City sepanjang 2012 hingga 2016, rentang waktu yang dinyatakan UEFA bahwa The Citizens memanipulasi laporan pendapatan klub. Mengutip laporan Mirror, pemilik klub City, Sheikh Mansour, dituding menyalurkan uang pribadi ke sponsorship senilai 67,5 juta poundsterling per tahun. Hal tersebut dilakukan untuk menyeimbangkan neraca keuangan klub agar sesuai dengan aturan FFP.

Medio 2012 sampai 2016 City berhasil merebut dua gelar kompetisi domestik yakni musim 2011/2012 dan 2013/2014. Namun Daily Mail meyakini gelar musim 2013/2014 yang direbut City memiliki peluang paling besar untuk dicabut jika dinyatakan bersalah. Manchester Biru terancam sanksi pengurangan poin yang membuat Liverpool berpeluang menjadi juara pengganti. Saat itu City hanya unggul dua poin atas The Reds.

Pihak City kini berupaya menggagalkan keputusan UEFA dengan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga Internasional (CAS). Meski demikian, gonjang-ganjing di tubuh City diyakini membuat konsentrasi para penggawanya buyar. Padahal Kevin De Bruyne dkk. bakal menghadapi laga-laga berat pada bulan ini, termasuk lawatan ke markas Real Madrid dalam leg I babak 16 besar Liga Champions, 27 Februari.

Pelatih Madrid, Zinedine Zidane, tak sependapat City bakal melemah menyusul kasus yang tengah mendera. Dia menilai anak asuh Josep Guardiola bakal habis-habisan di Liga Champions musim ini untuk memberi persembahan terbaik sebelum sanksi menanti. “Itu akan jadi motivasi besar bagi mereka,” ujar Zidane dilansir Marca, Minggu.

Sumber : JIBI/Solopos