Lima Klub Inggris Berebut Manfaatkan Kesialan Manchester City

Sheffield United bisa mendapat keuntungan dari hukuman Manchester City. - Instagram Sheffield United
16 Februari 2020 19:07 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, MANCHESTER—Sejumlah klub bakal berebut “durian runtuh” menyusul hukuman larangan tampil di kompetisi Eropa selama dua musim yang diterima Manchester City. Kondisi tersebut posisi lima klasemen akhir Liga Premier berpeluang tampil di Liga Champions musim depan.

City kemungkinan besar akan mengakhiri musim 2019/20 dengan tetap menempati posisi empat besar klasemen. Dengan demikian, jatah Liga Champions otomatis dilimpahkan ke posisi lima yang lazimnya mendapat tiket ke Liga Europa. Jika melihat klasemen sejauh ini, ada lima tim yang berpotensi mendapat keuntungan dari hukuman City.

Saat ini Sheffield United (39 poin), Tottenham Hotspur (37), Wolverhampton Wanderers (36), Everton (36) dan Manchester United (35) berada berurutan di posisi lima hingga sembilan. Selisih Sheffield dengan MU bahkan hanya empat angka. Dengan sisa laga yang masih cukup banyak (12-13 laga), perburuan tiket Liga Champions via posisi kelima bakal kian panas.

Arsenal yang berada di posisi 10 pun masih berpotensi ikut dalam perburuan apabila mereka terus mempertahankan konsistensi. Sejauh ini The Gunners tertinggal delapan poin dari Sheffield di posisi lima. Sejarah bakal tercipta bagi Sheffield apabila mereka mampu mempertahankan peringkat lima hingga akhir musim. Musim ini The Blades adalah tim promosi yang paling menyedot perhatian dengan kekompakan dan konsistensinya.  Adapun jatah Liga Europa yang tadinya milik tim peringkat kelima akan diberikan kepada tim peringkat keenam klasemen akhir.

Maka, terbuka kans untuk Sheffield United (39 poin), Tottenham Hotspur (37 poin), Wolverhampton Wanderers (36 poin), Everton (36 poin), dan Manchester United (35 poin) memperebutkan satu tiket tersisa atau posisi keempat. Tentunya, akan menjadi sejarah manis bagi Sheffield, jika mereka mampu mempertahankan posisi kelima hingga kompetisi bubar.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia