Klub Bola Voli DIY & Jateng Bertanding di SKVC Cup 2020

Tim Ganeksa Gunungkidul saat melawasan Ivonk Raja Kartu Ambarawa dalam SKVC 2020 di Lapangan Sanggrahan, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Rabu (12/2/2020) malam. - Ist/skvc.
13 Februari 2020 11:27 WIB Sunartono Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Sejumlah klub bola voli yang berada di wilayah DIY dan Jawa Tengah turut meramaikan gelaran SKVC Cup 2020 yang dihelat di Lapangan Sanggrahan, Karangasem Wedomartani, Ngemplak, Sleman. Laga pembuka dalam gelaran itu mempertemukan antara klub Ivonk Raja Kartu asal Ambarawa melawan Ganeksa dari Gunungkidul pada Rabu (13/2/2020) malam.

Selain dua klub tersebut, kompetisi yang akan digelar hingga 22 Februari 2020 itu diikuti sejumlah klub lain dari DIY dan Jawa Tengah. Antara lain Vortal Kotagede, Yuso Sleman, Sleman United, Eka Mandiri Salatiga, PPLP Sukun Badak Jawa Tengah dan Bank Jateng Semarang.

Ketua Umum KONI Sleman Pramana mengapresiasi terselenggaranya kompetisi tersebut. Dengan adanya turnamen akan memberikan minat dan semangat kepada atlet muda bola voli lebih giat dalam berlatih. Selain itu frekuensi pertandingan juga semakin bertambah terutama para atlet di klub yang merupakan anggota PBVSI di wilayah DIY.

"Dari pertandingan ini diharapkan lahir atlet muda yang berpotensi dan bisa terus berkembang, yang nantinya bisa membela tim," katanya Kamis (13/2/2020).

Pertandingan itu menjadi pengalaman berharga bagi para atlet karena ada beberapa pemain skala nasional yang sudah memiliki jam terbang tinggi ikut dalam kompetisi. "Kalau kami lihat dari daftar pemainnya memang ada beberapa atlet skala nasional yang ikut bermain. Karena diikuti klub dari luar Jogja juga, memang beberapa pemain nasional akan turun," ucapnya.

Ketua Umum Pengkab PBVSI Sleman Fauzi Idris menyatakan semakin bertambahnya turnamen akan semakin menambah banyak kompetisi dan pengalaman pemain. Dalan SKVC ini untuk pemain proliga memang tidak diperbolehkan, namun setiap klub walaupun resmi diperbolehkan meminjam pemain. Tujuannya agar bisa menambah pengalaman bertanding dan kompetisinya lebih baik.

"Harapannya makin banyak frekuensinya untuk bertanding, tambah pengalaman untuk semua tim yang ada di DIY, terutama 2020 apakah nanti di ikut di Voli divisi utama atau divisi I," katanya.