Eks Penyerang Persis Solo dan Eks Gelandang Persela Merapat ke PSIM Jogja

Azka Fauzi (depan) dan Ahmad Subagja Baasith (belakang) bergabung dalam latihan PSIM Jogja di Lapangan Tamanan, Kamis (6/2/2020) pagi - Instagram PSIMJogja_Official
06 Februari 2020 12:42 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA - PSIM Jogja terus mendatangkan pemain guna melengkapi kebutuhan sebelum berkompetisi di Liga 2 2020.

Teranyar, dua pemain muda kelahiran Bandung didatangkan manajemen Laskar Mataram pada latihan yang digelar di Lapangan Tamanan, Banguntapan, Bantul, Kamis (6/2/2020) pagi.

Keduanya adalah mantan gelandang Persib dan Persela Lamongan; Ahmad Subagja Baasith, serta mantan penyerang Persis Solo, Persiraja, dan Persita Tangerang; Ikhwan Azka Fauzi Wibowo.

Ahmad Subagja Baasith menjalani karier profesional bersama Persib Bandung pada 2017. Bersama Maung Bandung, pemain berusia 23 tahun ini empat kali bermain di Liga 1 2017. Baasith kemudian direkrut Persela Lamongan pada 2018. Pada Liga 1 2018 Baasith 31 kali bermain, dan pada musim lalu dia bermain 11 kali untuk Persela Lamongan.

Sementara, Ikhwan Azka Fauzi Wibowo memulai karier profesional bersama Bali United pada 2017 dan mencicipi delapan kali penampilan. Pada 2018, Azka Fauzi pindah ke Persis Solo dan mencatatkan tiga gol dari lima kali bermain. Pemain berpostur 170 sentimeter ini pindah ke Persiraja Banda Aceh pada babak 8 besar Liga 2 2018 dan mencetak tiga gol dari 15 pertandingan. Pada 2019, Azka Fauzi bergabung dengan Persita Tangerang. Sayang bersama dengan Pendekar Cisadane, Azka Fauzi gagal bersinar karena mengalami cedera jelang kompetisi. Azka Fauzi baru pulih dari cedera pada Desember 2019 lalu sebelum bergabung latihan bersama PSIM Jogja.

Pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro mengatakan meski telah datang dan ikut berlatih bersama dengan Martinus Novianto dan kawan-kawan, keduanya masih akan dipantau dalam beberapa hari ke depan.

“Kami lihat perkembangannya secara umum. Kami lihat beberapa hari ke depan,” kata Seto.

Seto harus bekerja cepat menyiapkan tim karena manajemen PSIM Jogja menargetkan pembentukan tim paling telat pada 10 Februari mendatang. Laskar Mataram musim ini akan diisi 26 pemain.

Sementara, Seto mengaku belum mengetahui perihal rencana kedatangan Slamet Budiono, eks penyerang sayap Persis Solo dan PSS Sleman tersebut. Sejauh ini, Slamet Budiono baru sebatas berkomunikasi dengan manajemen PSIM Jogja melalui agen.

“Lihat saja nanti. Sejauh ini baru ada beberapa pemain. Harapannya tentu secepatnya sudah pasti. Semoga bisa mencapai target terbentuk pada 10 Februari nanti,” ujar Seto.