Seperti Persib dan Bali United, PSS Sleman Kemungkinan Gunakan Jersey "Balap"

Head Business Development Sembada Sirajudin Hasbi memperkenalkan jersey PSS Sleman terbaru di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (22/12/2019) sore. - Harian Jogja/Jumali
04 Februari 2020 14:47 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - PSS Sleman menjadi tim pertama di Liga 1 yang meluncurkan jersey 2020, saat menjamu PS Tira-Persikabo di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (22/12/2019) sore. Kini, Bagus Nirwanto dan kawan-kawan kemungkinan akan mengenakan jersey “balap” ala Bali United di kompetisi Liga 1 2020 mendatang.

CEO PT Putra Sleman Sembada Fatih Chabanto mengatakan ada kemungkinan banyak sponsor yang menempel di jersey PSS pada musim ini. PSS saat ini membutuhkan banyak dana guna mendukung laju klub untuk mencapai target masuk lima besar.

“Sejauh ini kami terus melakukan pendekatan ke sejumlah sponsor. Bisa saja nanti banyak sponsor yang menempel di jersey, tergantung nanti perkembangannya,” kata Fatih kepada Harian Jogja, Selasa (4/3/2020).

Menurut Fatih, PSS membutuhkan anggaran Rp50 miliar. Uang sebesar itu sebagian besar akan berasal dari sponsor. “Kami usahakan mendapatkan banyak pemasukan baik dari sponsor maupun sektor lainnya,” terang Fatih.

Meski bakal banyak sponsor yang menempel di jersey PSS musim ini, Fatih mengungkapkan akan ada satu sponsor utama yang tertempel di bagian dada PSS.

“Saya belum bisa ungkapkan. Nanti ditunggu saja,” ucap Fatih.

Jika PSS jadi menerapkan desain jersey dengan banyak sponsor ala kostum “balap” pada 2020, PSS akan mengikuti jejak Bali United dan Persib.