Gol Firmino Bawa Liverpool Gasak Tottenham & Mourinho

Pencetak gol Liverpool Roberto Firmino (kanan) merayakan kemenangan atas Tottenham Hotspur bersama Xherdan Shaqiri. - Reuters/Matthew Childs
12 Januari 2020 06:32 WIB Newswire Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Gol tunggal Roberto Firmino membawa Liverpool menang 1 - 0 atas tuan rumah Tottenham Hotspur dalam pertandingan pekan ke-22 Liga Primer Inggris di Stadion Tottenham Hotspur, London, pada Minggu (12/1/2020) dini hari WIB.

Liverpool seharusnya menang dengan skor lebih telak jika berkaca pada penampilan babak pertama, tetapi Tottenham juga berhak kecewa sebab di paruh kedua mereka berbalik menggempur tamunya, hanya untuk gagal memetik buah positif dari upayanya.

Gol Firmino memastikan Liverpool kian bercokol di puncak dengan koleksi 61 poin dari 63 poin yang tersedia, sembari memperlebar jarak keunggulan dari pesaing menjadi 16 poin memanfaatkan kekalahan tim peringkat kedua Leicester City (45) di laga lebih awal.

Sedangkan, Tottenham (30) melorot ke urutan kedelapan setelah dilompati oleh Sheffield United (32), demikian catatan laman resmi Liga Primer Inggris.

Secara rekor pribadi, Jurgen Klopp juga memetik kemenangan kelima dalam 11 pertemuan dengan Jose Mourinho, sembari memperpanjang catatan tak terkalahkan Liverpool di liga menjadi 38 pertandingan beruntun.

Liverpool tampil mendominasi pertandingan babak pertama dengan mencatatkan 73 persen penguasaan bola dan hampir unggul hanya 3 menit setelah kick off.

Akan tetapi, bek muda Japhet Tanganga menandai debutnya dengan halauan krusial menolak tembakan Firmino dan bola pantul yang disambar Alex Oxlade-Chamberlain membentur tiang gawang.

Tottenham berusaha keluar dari tekanan dan mengandalkan serangan balik tapi tiga peluang Lucas Moura, Son Heung-min dan Dele Alli berakhir dengan penyelesaian yang melenceng jauh dari sasaran.

Pada menit ke-27 kiper Paulo Gazzaniga melakukan penyelamatan gemilang untuk mementahkan tandukan bebas jarak dekat Virgil van Dijk, sedangkan upaya tembakan akrobatik Sadio Mane menyambut umpan silang Andy Robertson berakhir di atas mistar gawang.

Liverpool akhirnya memecahkan kebuntuan pada menit ke-37 lewat gol Firmino. Mohamed Salah dengan tenang menyambut bola sundulan sang kapten Jordan Henderson, sebelum mengirim umpan sederhana yang dikendalikan baik oleh Firmino demi mengecoh Tanganga dan diselesaikan tanpa ampun ke area tiang jauh.

Gol itu sempat ditinjau VAR untuk memastikan Henderson tak melakukan handball, tapi masih akan menyisakan kontroversi yang bakal memantik komentar Mourinho selepas pertandingan.

Penyebab\nya, lemparan ke dalam yang diperoleh Liverpool berasal dari insiden perebutan bola antara Mane dan Serge Aurier. Tayangan ulang sempat memperlihatkan bola terakhir kali mengenai kaki Mane sebelum meninggalkan lapangan.

Salah hampir menggandakan keunggulan Liverpool kala Alli kehilangan bola di area sendiri, tetapi tembakan penyelesaian legiun Mesir itu masih menyamping dari sasaran dan kedudukan 1-0 bertahan hingga turun minum.

Tottenham berusaha tampil lebih hidup pada babak kedua, tapi satu-satunya peluang berbahaya yang diperoleh Aurier masih mengarah tepat ke pelukan kiper Alisson Becker.

Sebaliknya, Gazzaniga juga memperlihatkan reaksi sigap untuk menghalau tembakan sentuhan pertama Firmino dari umpan Salah. Gazzaniga kembali melakukan penyelamatan pada menit ke-65 untuk menghentikan sundulan Mane.

Keadaan yang tak kunjung berubah memaksa Mourinho menarik keluar Christian Eriksen dan Danny Rose, memasukkan dua gelandang serang langsung yakni Giovani lo Celso dan Erik Lamela.

Langkah itu terlihat manjur ketika Lucas Moura merebut bola dari kaki Georginio Wijnaldum di area pertahanan Liverpool, tetapi kemudian penyelesaian Son melambung jauh dari sasaran.

Tottenham terus menggempur Liverpool dan pada menit ke-82 Lo Celso seharusnya mencetak gol ketika menerima umpan silang terukur Aurier di hadapan gawang, tetapi sontekannya malah melenceng jauh dari sasaran.

Liverpool melewati periode 15 menit terakhir ditambah 3 menit inury time dengan banyak melakukan kesalahan, tetapi itu tidak membuat mereka kehilangan 3 poin dari genggaman ketika peluit tanda laga usai berbunyi.

Sumber : Bisnis Indonesia