Gasak PS Tira-Persikabo 5-2, PSS Sleman Capai Target Masuk 10 Besar

Pesepak bola PSS Sleman Irkham Zahrul Mila berebut bola dengan pesepak bola PS Tira-Persikabo pada laga pamungkas Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (20/12/2019) sore - Harian Jogja/Jumali
22 Desember 2019 20:07 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - PSS Sleman memetik kemenangan besar 5-2 dari PS Tira-Persikabo pada laga terakhir kompetisi Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (22/12/2019) sore. Tambahan tiga poin dari Laskar Padjajaran ini membuat skuat Super Elang Jawa mengakhiri kompetisi di peringkat ke-8 klasemen akhir dengan 48 poin, dari 34 pertandingan 12 menang, 12 draw dan 10 kali menelan kekalahan.

Adapun lima gol PSS dicetak oleh melalui brace Kushedya Hari Yudo di menit ke-32 dan 39, Irkham Zahrul Mila menit ke-3, Ocvian Chanigio menit ke-38 dan Asyraq Gufron di menit ke-90(+3). Sedangkan dua gol PS Tira dicetak oleh bek asingnya, Khurshed Beknazarov di menit ke-51 dan 88.

PSS yang tampil dihadapan 25.000 penonton langsung tampil menekan sejak awal babak pertama. PSS langsung membuka kran gol melalui Irkham Zahrul Milla di menit ke-3. Pemain Timnas U-23 ini berhasil memanfaatkan bola muntah umpan dari sisi kiri serangan yang mengenai pemain belakang tim tamu.

Tertinggal 1-0, membuat PS Tira bangkit. Tapi usaha tersebut gagal, justru gawang mereka yang dijaga oleh Syahrul Tisna kembali bobol. Kali ini giliran KH Yudo yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-32. Skor 2-0.

Tidak berselang lama PSS kembali menambah keunggulan menjadi 3-0 melalui gelandang muda, Ocvian Chanigio di menit ke-38. Unggul 3-0 rupanya tidak membuat PSS mengendurkan serangan. Alhasil, KH Yudo mencetak gol keduanya pada menit ke-40 usai memanfaatkan bola muntah sepak pojok yang ditepis Syahrul. Skor 4-0 bertahan hingga turun minum.

Masuk babak kedua, PS Tira mencoba menaikkan ritme permainan. Alhasil pada menit ke-51, gawang Ega Rizky harus dibobol oleh Khurshed Beknazarov. Khurshed yang berdiri bebas berhasil menanduk bola tendangan bebas Ciro Alves. Skor 4-1 untuk keunggulan PSS.

Pertandingan sendiri sempat terhenti pada menit ke-74, saat suporter menyalakan flare dan kembang api. Usai terhenti 15 menit pertandingan kembali dilanjutkan.

PS Tira berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 4-2 melalui eksekusi penalti Beknazarov di menit ke-77. Namun, skor itu tidak bertahan lama, setelah di menit ke-90+3, bek PSS Asyraq Gufrin mencetak gol dan mengubah kedudukan menjadi 5-2. Skor 5-2 bertahan hingga akhir pertandingan.

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengaku bersyukur atas kemenangan yang didapatkan oleh anak asuhnya. Selain itu Seto mempersembahkan kemenangan untuk penderita difabel yang ada di Yayasan Sayap Ibu, tempat yang dikunjungi oleh pemain PSS dua hari jelang pertandingan.

“Selain itu, kemenangan kami berikan kepada suporter. Karena mereka selalu mendukung, dan memberikan semangat buat kami,” kata Seto.

Seto juga menyatakan berterimakasih kepada manajemen dan PT PSS yang telah memberikan kesempatan kepadanya untuk menangani tim.

“Terimakasih juga untuk staf pelatih. Terimakasih untuk pemain. Karena ini perjalanan yang luar biasa di tahun ini,” lanjut Seto.

“Selama saya melatih, walaupun baru sebentar tetapi merasakan menjadi sebuah keluarga yang luar biasa. Mereka sangat kompak dan mungkin tidak bisa sy temukan lagi di tahun-tahun berikutnya. Tapi, ini sangat luar biasa,” ungkap Seto.