Stadion Sport Center Siap Untuk Kompetisi Liga 1 2020

Pelatih Persita Tangerang Widodo C Putro - IG : Persita.official
13 Desember 2019 12:57 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, TANGERANG - Persita terus berbenah jelang kompetisi Liga 1 2020. Salah satunya adalah mempersiapkan infrastruktur Stadion Sport Centre, Kelapa Dua, Tangerang yang akan menjadi markas Persita di Liga 1 musim depan. 

Verifikasi terhadap markas Pendekar Cisadane sendiri telah dilakukan oleh PT. Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai penyelenggara kompetisi, Kamis (12/12/2019). Dalam verifikasi yang memakan waktu kurang lebih delapan jam tersebut, tim dari LIB melakukan sejumlah pengecekan untuk seluruh kondisi stadion secara menyeluruh.

Berdasarkan hasil verifikasi, secara umum LIB menyatakan puas dengan kondisi Stadion Sport Centre. Meski demikian, LIB tetap memberikan beberapa catatan penting untuk pembenahan yang harus dilakukan pengelola stadion. Salah satu catatan penting yang diberikan adalah untuk pembaruan keamanan.

Verifikator PT. LIB Somad dan Muhammad Hidayatullah mengungkap, untuk fasilitas lapangan dan lampu di Stadion Sport Center Kelapa Dua sudah memenuhi standar. Untuk lapangan, catatannya hanya pada ketersediaan gawang cadangan dan garis lapangan yang harus lebih akurasi saat pengecatan.

“Untuk lampu itu sudah memenuhi standar, karena rata-rata tingkat keterangan itu mencapai 1.367 lux, sebenarnya bisa lebih kalau pengaturan lampunya diperbaharui. Kalau itu dilakukan standar tertingginya 1.800 lux, sementara standar PT. LIB itu 1.200 lux,” ungkap Somad, dikutip dari laman resmi Persita, Jumat (13/12/2019). 

Sementara terkait dengan keamanan stadion, Somad menyoroti kurangnya barikade untuk menyortir arus keluar masuk orang ke dalam stadion. Penilaian itu didasari kondisi stadion yang memang tidak memasang barikade saat verifikasi dilakukan. 

“Tapi dari keterangan yang diberikan panitia soal barikade sudah sesuai dengan ketentuan. Tambahannya dari kami hanya soal barikade di lobi VIP yang harus lebih tinggi, agar Field of Play (area pertandingan) tidak sembarangan orang yang masuk,” tambah Somad lagi.