Lyon Temani Leipzig ke 16 Besar Liga Champions

Penyerang sayap Lyon Memphis Depay - Reuters/Emmanuel Foudrot
11 Desember 2019 08:37 WIB M. Syahran W. Lubis Sepakbola Share :

Harianjogja.com JOGJA – Klub Ligue 1 Prancis Lyon mendampingi klub Bundesliga Jerman RB Leipzig ke babak 16 besar Liga Champions Eropa meski kedua tim bermain imbang 2 - 2. Lyon tertolong hasil laga lain Zenit St. Petersburg yang kalah 0 - 3 di markas Benfica.

Dalam matchday terakhir Grup G pada Rabu (11/12/2019) dini hari WIB, Lyon berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2 - 2 ketika pertandingan tersisa 8 menit melalui kontribusi penyerang sayap Memphis Depay.

Gol itu sangat penting bagi Lyon, karena jika kalah, Lyon akan tersingkir, karena dengan nilainya hanya 7, sama dengan Zenit, klub Rusia itu yang lolos ke perdelapan besar karena menang head to head atas Lyon.

Bermain di Stadion Groupama di Lyon, tuan rumah sempat tertinggal dua gol. Leipzig, yang sebelum pertandingan dimulai telah dipastikan lolos ke perdelapan final minimal sebnagai runner-up grup, unggul dua gol berkat dua penalti yang dieksekusi Emil Forsberg (9’) dan Timo Werner (33’).

Lyon bangkit pada babak kedua. Berjalan 5 menit, Houssem Aouar memasok gol pertama tuan rumah dan alhirnya Depay tampil sebagai penyelamat dengan golnya pada menit ke-82.

Sebenarnya tambahan 1 angka tak meloloskan Lyon jika di pertandingan lain klub Rusia bisa menahan imbang tuan rumah Benfica—yang sudah pasti gagal lolos ke babak 16 besar sebelum laga dimulai—di Stadion Da Luz di Lisbon, Portugal.

Jika Zenit versus Benfica seri sehingga nilai Zenit sama dengan Lyon 8, maka Zenit yang lolos karena unggul head to head atas Lyon.

Namun, Zenit justru menelan kekalahan telak tiga gol tanpa balas. Tiga gol Benfica dilesakkan Franco Cervi (47’), penalti Luis Pizzi (58’), dan bunuh diri pemain depan Zenit asal Iran, Sardar Azmoun, pada menit 79.

Dengan hasil ini, Leipzig finis sebagai juara Grup G dengan nilai 11, diikuti Lyon 8, serta Benfica dan Zenit masing-mnasing 7. Benfiva gagal lolos ke 16 besar Liga Champions dan beralih ke 32 besar Liga Europa.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia