Ditekuk Vietnam 0-3, Indonesia Raih Perak Sepak Bola Putra

Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2019 - Antara
10 Desember 2019 20:57 WIB Andhika Anggoro Wening Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Indonesia U-22 harus mengubur mimpinya untuk meraih medali emas SEA Games setelah kalah 0-3 dari Vietnam U-22 pada partai final sepak bola putra SEA Games U-22 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Selasa (10/12/2019).

Gol Vietnam diciptakan Van Hao Doan di menit 39 lewat tendangan bebas di sisi kanan pertahanan Indonesia. Vietnam kembali menambah dua gol di babak kedua lewat gol dari Do Hung Dung dan Van Hao Doan.

Dalam pertandingan ini, pelatih Indonesia U-22 Indra Sjafri tidak memainkan Egy Maulana Vikri sejak menit pertama dan menggantinya dengan Witan Sulaeman.

Nadeo Argawinata kembali mengisi posisi di bawah mistar gawang. Sedangkan empat pemain yang akan bahu-membahu menahan gempuran para pemain Vietnam adalah Andy Setyo Nugroho, Bagas Adi Nugroho, Firza Andika, dan Asnawi Mangkualam.

Evan Dimas Darmono memimpin lini tengah Indonesia. Sayangnya, Evan Dimas harus keluar di menit 20 babak pertama setelah ditackle secara brutal oleh Van Hao Doan.

Pelatih Vietnam Park Hang Seo menurunkan skuat terbaiknya. Dua pemain yang mencetak gol ke gawang Indonesia pada pertandingan Grup B, Nguyen Thanh Chung dan Nguyen Hoang Duc, kembali dimainkan sejak menit pertama.

Di babak kedua, Vietnam tetap memainkan pola bermain bertahan sambil mencari celah untuk melakukan serangan balik. Indonesia yang menguasai jalannya pertandingan kesulitan menembus pertahanan Vietnam yang menumpuk 10 pemain di daerah pertahanan.

Vietnam mencetak gol keduanya lewat sepakan kapten Do Hung Dung di menit 59 menit setelah memanfaatkan kurang bersihnya bola sapuang dari lini pertahanan Indonesia.

Vietnam mencetak gol ketiga lewat umpan lambing dan Hao Doan kembali menjadi aktor utamanya lewat sontekan yang tidak dapat ditahan kiper Nadeo Argawinata. Dengan kegagalan ini maka Indonesia kembali gagal meraih medali emas SEA Games yang terakhir diraih pada tahun 1991 di Manila.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia