Liverpool Kuasai Liga Inggris, Performa Lini Belakang Justru Jeblok

Alisson - Reuters
07 Desember 2019 02:27 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Performa lini belakang Liverpool mengendur musim ini. The Reds memang baru saja menggasak Everton dengan skor telak 5-2 di Anfield, dalam pekan ke-15 Liga Premier Inggris, Kamis (5/122019) dini hari WIB.

Tak hanya menjaga harga diri tim di derbi Merseyside, tiga poin tersebut membawa Liverpool memecahkan rekor klub yakni 32 laga beruntun tak terkalahkan di liga.

Kemenangan itu juga membuat posisi Andy Robertson dkk. kian kukuh di puncak klasemen dengan 43 poin.

Namun, di balik kemenangan sensasional itu, The Reds menyimpan problem yang belum kunjung terselesaikan. Anak asuh Jurgen Klopp tak lagi mampu menjaga gawangnya tanpa kebobolan sejak September. Padahal musim lalu pertahanan Liverpool adalah yang terbaik di Liga Premier.

Dalam laga kemarin, gawang Liverpool yang dijaga Adrian bahkan bobol dua kali di babak pertama lewat Michael Keane dan Richarlison. “Dari waktu ke waktu kami agak keropos dalam bertahan,” keluh Klopp seperti dilansir metro.com, Kamis.

Sejauh ini, Liverpool memang baru kebobolan 14 gol hingga pekan ke-15, tim paling sedikit kemasukan setelah Leicester City (sembilan gol) dan Sheffield United (13 gol). Namun, mereka juga hanya mencatatkan dua kali clean sheet sejak liga bergulir Agustus lalu. Kali terakhir gawang Liverpool tak kebobolan adalah saat mereka menang 1-0 atas Sheffield United pada 28 September. Kiper utama Liverpool dan peraih Golden Glove musim lalu, Alisson, bahkan belum pernah mencatat clean sheet di Liga Premier musim ini.

Selama periode Oktober hingga awal Desember ini, gawang Liverpool selalu berhasil dibobol lawan. Total sembilan bola sudah dipungut dari jala The Reds sepanjang kurun waktu tersebut. Hal ini jelas berbanding terbalik dengan performa lini belakang mereka musim lalu. Saat itu barisan pertahanan Liverpool sangat solid, hanya kebobolan delapan kali hingga paruh musim 2018/2019, dan cuman mencatatkan total 22 kali kemasukan sampai kompetisi berakhir.

Beruntung lini depan Liverpool masih sama garangnya. Saat menjamu Everton, penyerang pelapis Divock Origi dan Xherdan Shaqiri mampu menyumbangkan total tiga gol. Dua gol lain dicetak Sadio Mane dan Georginio Wijnaldum.

Terlepas dari sorotan untuk lini belakang Liverpool, bek Virgil van Dijk mengaku senang dengan performa rekan-rekannya. “Para pemain yang diturunkan fantastis. Kami butuh semua pemain di musim yang panjang ini,” ujar Van Dijk.

Sumber : JIBI/Solopos