PSS Punya Peluang Tampil di Level Asia, Ini Kata Pelatih dan CEO

Pelatih Seto Nurdiyantoro - Harian Jogja/Jumali
04 Desember 2019 13:07 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - PSS Sleman pasti bertahan di Liga 1 2020 dan berpeluang finis di tiga besar di akhir musim. Saat ini Super Elang Jawa mengemas 43 angka dari 30 laga. Jika mampu menyapu empat laga tersisa dengan kemenangan, PSS bisa mendapat jalan untuk tampil di Piala AFC 2020.

Indonesia punya jatah satu klub di fase kualifikasi Liga Champions Asia. Jatah ini sudah digenggam Bali United yang menjadi juara Liga 1 2019. Di Piala AFC, Indonesia diberi jatah dua klub: satu langsung masuk fase grup, yakni penghuni peringkat kedua Liga 1 2019 dan satu lagi harus melalui babak kualifikasi, yakni penghuni peringkat ketiga. 

Di empat laga terakhir, PSS akan menjamu Persib, melawat ke markas Persela dan PSM, dan menjamu PS Tira-Persikabo di pekan terakhir. PSS bisa ikut Piala AFC asalkan finis di peringkat ketiga. Sayangnya, jika itu terwujud, Super Elang Jawa memiliki kendala lisensi klub.

“Secara pribadi, iya [pengin main di tingkat Asia]. Tetapi untuk PSS, silakan tanya ke PT PSS. Tentunya ini untuk menambah pengalaman pribadi. Kalau tampil di level Asia, akan ada pengalaman,” kata Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro, Rabu (4/12/2019).

“Yang jelas target masuk 10 besar dulu. Tetapi kalau kepleset ke sana [finis di peringkat kedua atau ketiga], alhamdulillah. Tetapi untuk kepastian [bisa main di tingkat Asia] silakan tanya ke PT PSS,” lanjut Seto.

CEO PT PSS Fatih Chabanto mengatakan peluang PSS berlaga di Piala AFC sulit terealisasi. Sebab, PSS gagal mendaftarkan lisensi klub profesional dari AFC. 

“Sebenarnya masalah pendaftaran saya belum masuk di PSS. Tetapi, informasi kemarin, kami enggak lolos lisensi. Secara detail saya kurang tahu. Namun dari pengalaman yang ada, biasanya ada di laporan keuangan dan infrastruktur yang lemah,” kata Fatih.

“Laporan keuangan ini yang dimaksud adalah beberapa dokumen yang belum lengkap. Jadi jika pun lolos, butuh waktu untuk membereskannya. Kami tahu peserta Liga 1 yang telah lama juga butuh waktu untuk melengkapinya dan berusaha mendapatkan lisensi tersebut.” 

Kendati demikian Fatih mengaku mendukung langkah dari Seto Nurdiyantoro agar PSS tetap tampil habis=habisan dan memenangi pertandingan di sisa kompetisi Liga 1 2019.

“Kami harus tetap fight dan junjung tinggi sportivitas. Karena akan berkaitan dari segi bisnis juga. Jika ranking kami bagus, akan memudahkan manajemen untuk menggaet sponsor juga,” ucap Fatih.