PSS Mandul dan Keropos di 4 Pertandingan Terakhir, Ini Tindakan Pelatih

Pesepak bola PSS Sleman Yevhen Bokhasvili mencoba melepaskan tendangan ke gawang Perseru Badak Lampung FC pada laga uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (27/4/2019) malam. - Harian Jogja/Jumali
02 Desember 2019 12:47 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Persoalan berat menimpa PSS Sleman sebelum menjamu Badak Lampung FC pada pekan ke-30 Liga 1 2019, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (3/12/2019) sore.

PSS yang kini menempati peringkat ke-9 dengan 40 poin dari 29 pertandingan sedang mengalami paceklik gol. Dari empat pertandingan terakhir, Super Elang Jawa mampu mencetak gol. Sebaliknya, lini belakang justru terlihat keropos, utamanya di awal laga dan babak pertama.

Tumpulnya serangan dan keroposnya lini belakang ini diperlihatkan PSS saat kalah 0-3 dari PSIS Semarang, Sabtu (2/11/2019) sore, di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Gol awal dicetak oleh Wallace Costa melalui penalti di menit ke-22.

Lini pertahanan PSS sempat membaik saat ditahan Bali United dengan skor 0-0, Rabu (6/11/2019) di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Namun, tumpulnya lini depan dan keroposnya lini belakang skuat PSS kembali terlihat saat ditekuk oleh Borneo FC melalui Javlon Guseynov pada menit ke-7, Rabu (20/11/2019) di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Di pertandingan terakhir, persoalan serupa kembali terlihat, saat PSS ditekuk Barito Putera dengan skor 0-1melalui Rafael da Silva Santos pada menit ke-4, di Stadion Demang Lehman, Martapura, Kamis (28/11/2019).

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro pun menilai segala upaya telah dilakukan untuk mengatasi tumpulnya lini depan dan keroposnya lini belakang menjelang menjamu Perseru Badak Lampung FC, Selasa (3/12/2019) sore di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

“Kami sudah membangun keceriaan dan konsentrasi dalam latihan. Kami juga sudah ingatkan kepada pemain mengenai betapa pentingnya konsentrasi apalagi di menit awal dan akhir, ini harus kami tekankan,” kata Seto, Senin (2/12/2019).

“Kami juga telah melakukan evaluasi di empat pertandingan terakhir ketika kami gagal mencetak gol. Kami bangun motivasi dan kekompakan pemain. Kami perbaiki penyelesaian akhir, dan perbaikan semua. Mudah-mudahan bermanfaat buat pertandingan besok. Kami harap pemain lebih enjoy dan banyak menciptakan peluang serta bikin gol,” lanjut Seto.