Sukses Antarkan Pendekar Cisadane ke Liga 1, Widodo C Putra Enggan Banyak Komentar Terkait Masa Depannya Bersama Persita

Pelatih Persita Tangerang Widodo C Putro - IG : Persita.official
26 November 2019 14:27 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, GIANYAR - Pelatih Persita Tangerang Widodo C Putro sukses mengantarkan timnya menjadi runner-up juara Liga 2 2019, sekaligus meraih satu tiket ke Liga 1 2020 mendatang.

Kendati sukses menangani Persita, namun pelatih asal Cilacap ini masih enggan terlalu banyak berkomentar terkait masa depannya bersama Tim Pendekar Cisadane tersebut.

“Kami nanti akan bicara dulu dengan manajemen tentang kelanjutan ini. Pastinya kan pasti ada target apa yang mesti harus diberikan pada kami kalau kami berlanjut, itu nanti akan ada pembicaraan lagi. Nanti kami akan berdiskusi lagi ke depannya nanti bagaimana dengan Persita ini. Pastinya (reward) ada tapi jumlahnya belum tahu. Yang jelas hadiah tadi kan ada. Di depan mata ada. Kami berharap dari manajemen ada. Tapi jumlahnya kita tidak tahu,” katanya dikutip dari laman resmi klub, Selasa (26/11/2019).

Widodo berharap target dan cita-cita membawa Persita ke posisi yang lebih baik dan lebih profesional lagi akan semakin mendekati kenyataan.

“Saya kenapa dari awal kan mau bergabung dengan Persita, satu, misi mereka, kedua visi mereka. Persita ini dibangun atas dedikasi yang tiggi dari owner dan visi misinya jelas. Kenapa saya mau ke Persita karena visi misinya jelas. Di sini mereka sudah punya infrastruktur sendiri. Pengelolaan stadion sendiri dan akan berkembang di luar stadion dia akan bangun lagi dua lapangan kalau tidak salah artifisial dan lapangan biasa. Dan syarat untuk Liga 1 kan Pri Elite, ada Akademi, U17, U19, itu kenapa saya mau ke Persita. Mereka sudah siap dengan itu. Ya puji syukur kita bisa naik ke Liga 1 dan itu kita teruskan.” lanjutnya.

“Dan kenapa sih banyak yang nanya kenapa saya mau ke Liga 2. Saya adalah bagian dari sepak bola. Membangun sepak bola itu tidak hanya dari Liga 1. Liga 3 tidak apa-apa, Elite Academy tidak apa. Yang penting bagaimana kita kinerja kita untuk sepak bola Indonesia lebih maju lagi,” katanya.

Perwakilan pemain Redi Rusmawan menyebut hasil maksimal sudah didapat Persita musim ini dan hasil tersebut tentu sesuai dengan target awal tim.

“Sebelumnya kami sangat bersyukur bisa lolos ke Liga 1 sesuai target kita di musim depan main di Liga 1. Yang penting hari ini kita sudah bekerja keras semuanya dalam pertandingan. Dari awal memang kita sangat bekerja keras untuk membuktikan omongan-omongan orang untuk naik ke Liga 1.” kata mantan pemain PSIM Jogja ini.

Persita Tangerang keluar sebagai runner-up juara Liga 2 2019, setelah menelan kekalahan 2-3 dari Persik Kediri di partai final yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar Bali, Senin (25/11/2019) malam.

Selain keluar sebagai runner-up juara Liga 2 2019, Persita juga mendapatkan beberapa penghargaan tambahan, yakni tim Fair Play dan penyerang Persita, Sirvi Arvani, memperoleh piala Sepatu Emas karena mencatatkan diri sebagai Top Scorer Liga 2 2019 dengan total torehan 14 gol. Persita sendiri menerima hadiah uang tunai sebesar Rp 1 miliar usai menduduki posisi runner up.