Kasus Pengeroyokan pada Suporter, Menpora Malaysia Minta Maaf pada Warga Indonesia

Menteri Belia dan Sukan Malaysia Syed Saddiq Abdul Rahman (tengah) memberi dukungan pada timnas Malaysia saat melawan timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019). Timnas Indonesia dikalahkan timnas Malaysia dengan skor 2-3. - ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
24 November 2019 00:17 WIB Newswire Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Adanya dugaan pengeroyokan yang terjadi pada suporter timnas Indonesia di Malaysia, Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq memohon maaf kepada warga Indonesia.

Video permintaan maaf Syed Saddiq diunggah lewat akun Twitter resminya. Selain itu, dia juga berharap untuk korban bersedia memberikan informasi atas insiden tersebut.

"Saya dengan rasa rendah diri ingin minta maaf kepada rekan-rekan serumpun di Indonesia karena tragedi yang terjadi beberapa hari yang lalu," kata Syed Saddiq lewat akun Twitternya resminya.

"Kami sudah dapat konfirmasi bahwa kasus pemukulan dan tragedi itu tidak berlaku di Bukit Jalil atau selama pertandingan sepakbola, tapi terjadi di 20 kilometer dari Stadion Bukit Jalil pada pukul 03.00 pagi," ujarnya.

"Kami masih belum dapat konfirmasi bahwa kasus itu berkaitan dengan sepakbola. Bagaimanapun kasus ini melibatkan warga negara Indonesia. Kami memohon supaya rekan-rekan yang khususnya dipukul muncul untuk membantu masalah ini," lanjutnya.

"Kami ingin memastikan bahwa keadilan datang untuk warga negara Malaysia dan Indonesia. Ini tanggung jawab kami bersama," tegasnya.

Video dugaan pengeroyokan suporter Indonesia yang diketahui sebelumnya viral di media sosial. Video tersebut memunculkan reaksi keras dari pihak Indonesia.

Namun Menpora Malaysia Syed Saddiq sempat membantahnya yang menyebut video insiden pemukulan tersebut adalah palsu alias hoaks. Pernyataan Menpora Malaysia Syed Saddiq pun mendpatkan kritikan keras.

Yovan, seorang suporter Timnas Indonesia yang menjadi korban pengeroyokan suporter Timnas Malaysia telah memberikan klarifikasi terkait kejadian yang dialami.

Sumber : Suara.com