AC Milan Vs Napoli: Partai Dua Tim yang Tengah Terpuruk

Arkadisz Milik - Reuters/Jennifer Lorenzini
23 November 2019 15:07 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Partai AC Milan menjamu Napoli pada giornata ke-13 Serie A Liga Italia di San Siro, Minggu (24/11/2019) dini hari WIB menjadi pertemuan dua tim yang sama-sama terpuruk.

Meski telah berganti pelatih, Milan justru menelan tiga kekalahan dalam empat laga terakhir di Liga Seri-A. Napoli setali tiga uang. Anak asuh Carlo Ancelotti tanpa kemenangan dalam lima laga terbaru di semua kompetisi.

Di Serie A, Napoli cuma menang sekali dalam enam pertandingan terakhir yang membuat mereka tertahan di peringkat ketujuh dengan 19 poin dari 12 pertandingan. Selisih poin mereka dengan Juventus di puncak klasemen bahkan sudah mencapai 13 angka.

Padahal beberapa musim terakhir Jose Callejon dkk. selalu berada di papan atas dan bersaing dalam perebutan gelar juara.

Pertemuan di San Siro, Minggu (24/11/2019) pukul 00.00 WIB jelas menjadi bidikan kedua tim untuk kembali ke jalur kemenangan. Tiga poin dari lawan diyakini bakal mendongkrak kepercayaan diri mereka untuk bangkit di sisa laga.

Merujuk sejarah pertemuan, Napoli sedikit di atas angin karena hanya sekali kalah dari 16 perjumpaan dengan Milan di Seri-A (sembilan menang, enam imbang). Kemenangan terakhir Rossoneri atas Napoli terjadi pada Desember 2014 (2-0) saat masih ditangani Filipp Inzaghi, seperti dilansir Opta.

Laga kandang pun tak terlalu membantu Milan untuk menaklukkan Partenopei, julukan Napoli. Milan bahkan gagal menang di empat jamuan terakhir mereka di San Siro (dua imbang, dua kalah).

Ini menjadi rentetan tanpa kemenangan terpanjang Milan melawan Napoli sejak 1980-an. Lorenzo Insigne bakal menjadi tumpuan utama tim tamu menyusul kondisi Arkadiusz Milik yang masih meragukan. Sejauh ini Insigne sudah mencetak enam gol ke gawang Milan.

Di antara pemain yang masih aktif, Insigne hanya kalah dari striker Sassuolo Domenico Berardi (delapan) dan striker Juventus, Paulo Dybala (tujuh).

Di sisi lain, kondisi tuan rumah cukup mengkhawatirkan menyusul skorsing Ismael Bennacer dan Hakan Calhanoglu. Ini membuat keseimbangan lini tengah Milan agak berkurang. Lucas Paqueta, Lucas Biglia dan Rade Krunic harus bekerja keras untuk menambal kehilangan dua pemain tersebut.

Di lini depan, Krzysztof Piatek yang bakal melakoni laga ke-50-nya di Seri-A apabila turun diharapkan bisa segera menemukan ketajamannya. Piatek nihil gol dalam empat penampilan terakhir di Serie A.