PSS Sleman Ditekuk Borneo FC 0-1

Pertandingan antara PSS Sleman melawan Borneo FC - Harian Jogja/Jumali
20 November 2019 22:17 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - PSS Sleman harus mengakui keunggulan Borneo FC 0-1 pada pekan ke-28 Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Rabu (20/11/2019) malam. Sebiji gol Borneo FC dicetak oleh Javlon Guseynov pada menit ke-7.

Atas kegagalan meraih poin ini, PSS berada di peringkat ketujuh dengan 40 poin, sedangkan tambahan tiga angka yang didapatkan oleh Borneo FC membuat mereka merangsek ke peringkat kedua dengan 45 poin.

Pertandingan sendiri berjalan cukup menarik sejak awal babak pertama. Sejumlah tekanan terus dilakukan oleh PSS sejak awal babak pertama. Namun, usaha dari PSS selalu gagal setelah berhadapan dengan lini belakang Borneo FC.

Sebaliknya, Borneo FC justru lebih efektif dalam melakukan serangan. Peluang pertama yang didapatkan oleh Borneo FC berhasil dikonversikan menjadi gol melalui Javlon Guseynov. Javlon yang menerima bola muntah dari tendangan set piece langsung disepak dan tidak bisa dihalau oleh Try Hamdani. Skor 1-0 untuk Borneo FC.

Tertinggal donasi gol, membuat PSS melancarkan serangan. Namun, selalu gagal. Hingga babak pertama selesai skor tetap 1-0 untuk tim tamu.

Masuk babak kedua, PSS mencoba melakukan rotasi pemain dan tampil menekan. Sidik Saimima ditarik dan digantikan KH Yudo, Ricky Kambuaya digantikan Ocvian Chanigio dan Rangga Muslim ditarik dimasukkan Arsyad Yusgiantoro. Namun, banyaknya peluang tercipta belum mampu menyamakan kedudukan. Hingga akhir babak kedua, skor tetap 1-0 untuk keunggulan Borneo FC.

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengungkapkan sejatinya timnya tidak beruntung. Sebab, ada banyak peluang tercipta namun selalu gagal berbuah gol. Selain itu, Seto mencatat pemain juga terkesan masih terburu-buru ketika tertinggal donasi gol. Alhasil penyelesaian akhir dari peluang yang ada belum mampu dimaksimalkan menjadi gol.

“Ke depan kami harus lebih bersabar membongkar pertahanan lawan. Kemudian bagaimana lebih cepat dalam penetrasi. Ketinggalan gol cepat membuat kualitas itu menjadi hilang dan kesulitan mengejar ketertinggalan,” kata Seto.

Sedangkan pelatih Borneo FC Roberto Mario Carlos Gomes mengaku bersyukur mampu meraih tiga poin di kandang PSS Sleman. Sebab, diakui oleh mantan pelatih Persib Bandung ini cukup sulit meraih kemenangan di kandang PSS.

“PSS merupakan tim yang kuat baik di kandang maupun di tandang. Juga karena kami tak bisa bermain dengan 10 pemain jadi kami memberikan peluang kepada pemain muda untuk bermain dan mereka bermain dengan bagus. Sangat baik untuk mereka di masa depan karena saya sangat bangga kepada pemain saya.,” ucap Gomes.