Beroperasi Setengah Abad, Lokalisasi Gambilangu di Semarang dan Kendal Akhirnya Ditutup

Ilustrasi - JIBI/Bisnis.com
19 November 2019 20:07 WIB Hafiyyan Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SEMARANG - Pemerintah Kabupaten Kendal bersama Pemerintah Kota Semarangmenutup lokalisasi Gambilangu yang berada di dua wilayah tersebut pada Selasa (19/11/2019).

Penutupan dihadiri oleh Direktur Rehabilitasi Sosial dan Korban Perdagangan Orang Kementerian Sosial Waskito Budi Kusumo, pejabat Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Wakil Wali Jota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, dan Bupati Kendal Mirna Annisa.

Mirna Annisa dalam sambutannya mengatakan penutupan lokalisasi yang berada di wilayah Kendal adalah upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya yakin mbak-mbak yang ada di sini adalah semuanya ingin memperbaiki diri, insyaallah ke depan jalan hidupnya akan lebih baik. Akhirnya lokalisasi Gambilangu Semarang  akhirnya dapat ditutup secara bersama. Ini berkat komunikasi yang baik antara Pemkab Kendal dengan Pemkot Semarang,” ujarnya.

Menurutnya, Pemkab Kendal akan membantu niat para pekerja lokalisasi. Pemkab akan membantu mencarikan dana sebagai modal usaha tanpa agunan.

Waskito Budi Kusumo menyampaikan terima kasih kepada pemda yang telah berkomitmen untuk menutup lokalisasi di daerahnya. Hal itu menurutnya sama dengan program Kemensos yang mencanangkan Indonesia Bebas Lokalisasi.

Dia berpesan kepada seluruh penghuni lokalisasi yang sudah menerima bantuan uang sebesar Rp6 juta, agar bisa dimanfaatkan dengan baik.

Acara diakhiri dengan penyerahan bantuan dari Pemerintah Pusat ke pemda dan secara simbolis penyerahan bantuan kepada para penghuni lokalisasi. Lokalisasi ini sudah ada sejak 1965 atau 54 tahun lalu atau lebih dari setengah abad, lebih tua dari lokalisasi Sunan Kuning.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia