Lastori dan Dirga Lasut Berpeluang Dimainkan, Ini Langkah Pelatih PSS Sleman

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro - Harian Jogja/Jumali
19 November 2019 18:27 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Borneo FC membawa 23 pemain ke Sleman jelang bentrok melawan PSS Sleman dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (20/11/2019) petang.

Dari daftar 23 pemain yang dibawa, terdapat dua nama pemain yang tidak asing bagi publik Sleman, yakni Mahadirga Lasut dan Rifal Lastori. Kedua pemain ini sempat membela PSS Sleman, sebelum akhirnya bergabung dengan tim Pesut Etam.

Baik Rifal dan Mahadirga Lasut sama-sama memiliki peluang untuk dimainkan oleh pelatih Borneo FC Roberto Carlos Mario Gomes saat dijamu PSS Sleman.

Menanggapi hal tersebut, pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro pun angkat bicara. Pelatih asal Kalasan ini tetap meminta kepada anak asuhnya untuk mewaspadai pergerakan dari Dirga Lasut dan Rifal Lastori, jika nantinya dimainkan.

“Kedua pemain ini pernah main disini. Jika mereka dimainkan, pasti punya motivasi lebih karena bermain di hadapan penonton Sleman. Saya melihat mereka cukup bagus menjalani kompetisi. Kalau mereka main kita tetap waspadai. Meski kita tahu karakter mereka,” kata Seto kepada awak media, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (18/11/2019).

Rifal Lastori sempat bermain untuk PSS Sleman dengan status pinjaman dan mengantar PSS promosi ke Liga 1 2019. Pemain sayap berusia 22 tahun ini juga telah mencetak satu gol untuk Borneo FC, saat Pesut Etam menggunduli Bali United 6-0 pada pekan ke-23, Jumat (18/10/2019).

Sedangkan Mahadirga Lasut dikenal piawai dalam eksekusi bola mati. Saat bergabung dengan PSS Sleman pada 2017, Dirga Lasut mampu mengemas 13 gol, dan sebagian dari gol yang diciptakan oleh pemain asal Manado ini adalah melalui tendangan bebas.