Akademi PSS Tetap Berjalan

Saddam Emirudin - IG : PSSleman
18 November 2019 18:37 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Kompetisi Liga 1 2019 tinggal menyisakan beberapa pertandingan. Namun, hal ini tidak menghalangi PSS Sleman untuk tetap melanjutkan pembinaan usia muda melalui Akademi Sepak bola PSS.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Akademi PSS Sleman, Guntur Cahyo Utomo, Senin (18/11/2019). Mantan asisten pelatih timnas Indonesia U-19 tersebut melihat saat ini ada dua prioritas dari PSS dalam mengembangkan usia muda.

Pertama, pembinaan melalui Elite Pro Academy (EPA) dengan jenjang kompetisi kelompok usia, serta kontuinitas pembinaan meski kompetisi Liga 1 2019 berakhir.

Saat ini, meski kelompok usia PSS tidak turut lagi dalam kompetisi EPA, terakhir PSS U20 menembus 8 Besar EPA U20, tapi bukan berarti para pemain tidak berlatih. Di mana saat ini ada 40 pemain dari kelompok usia 16, 18 dan 20 yang tetap berlatih.

“Ini adalah embrio tim pada kompetisi musim depan,” kata Guntur.

Selain itu, Guntur menyebut, saat ini Akademi PSS juga terus berbenah. Tidak hanya untuk menghadapi kompetisi EPA musim depan, tetapi fase penyelesaian dan perbaikan kurikulum sesuai standarisasi EPA terus dikerjakan. Para pelatih pun meningkatkan kemampuannya, sehingga pada musim mendatang minimal sudah mengantongi Lisensi B.

“Karena dalam kompetisi EPA 2019, syarat bagi pelatih adalah Lisensi C,” imbuh Guntur.

Menurut Guntur, adanya akademi PSS adalah untuk regenerasi pemain. Ketika mereka berlatih dan berkompetisi secara rutin dengan kualitas tertentu, diharapkan akan muncul bibit pemain yang jumlahnya besar dan berkualitas.

"Kami memiliki target jangka panjang, yakni mempersiapkan pemain-pemain muda ini untuk masuk tim senior. Dua atau tiga tahun lagi, empat atau lima pemain bisa mengisi tim senior dengan syarat apabila akademi ini dikelola dengan baik," ujar Guntur.

Akademi PSS sendiri telah menciptakan pemain muda yang mengisi tim senior pada kompetisi Liga 1 2019, yakni Saddam Emiruddin Gafar. Striker bertubuh jangkung itu mendapat promosi ke PSS Sleman.

Saddam pernah memperkuat Timnas Indonesia U19 dan diturunkan dalam pertandingan Grup A Piala AFF U-19, Agustus 2019 dan laga persahabatan menghadapi timnas China U19, Oktober 2019 lalu.