Komentar Pelatih Mitra Kukar setelah Gagal ke Liga 1

Ilustrasi - Reuters/Wolfgang Rattay
17 November 2019 11:02 WIB Newswire Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SIDOARJO – Pelatih Mitra Kukar Rafael Berges Marin tetap bangga terhadap para pemainnya meski gagal lolos ke semifinal Liga 2 sekaligus mengubur impiannya bermain di Liga 1 musim depan.

"Kami kecewa tidak bisa lolos, tapi tetap bangga ke semua pemain karena sudah berusaha maksimal sejak awal sampai sekarang," ujarnya saat ditemui usai bermain imbang 2 - 2 melawan Persewar Waropen di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (16/11/2019).

Pada babak 8 besar musim kompetisi 2019, Mitra Kukar tergabung di Grup A bersama Persiraja Banda Aceh, Sriwijaya FC, dan Persewar Waropen.

Dua tim yang memastikan lolos di grup tersebut dan memiliki kesempatan naik ke Liga 1 yaitu Persiraja Banda Aceh dan Sriwijaya FC yang pada waktu bersamaan bermain seri 0 - 0 di Stadion Joko Samudro, Gresik.

Persiraja dan Sriwijaya FC sama-sama mengantongi poin 5 hasil sekali menang dan dua kali seri, sedangkan Mitra Kukar dan Persewar yang bermain seri 2 - 2 gagal melangkah karena hanya memiliki 2 poin hasil dua kali imbang serta sekali kalah.

Kegagalan Mitra Kukar menang atas Persiraja pada laga perdana babak 8 besar membuat Mitra Kukar memiliki beban berat untuk lolos ke semifinal.

Saat itu Ahmad Bustomi dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan Persiraja dengan skor 0 - 2 lewat gol yang dicetak Andri Abubakar dan Husnuzhon.

"Ditambah lagi kebobolan gol penyama kedudukan di menit-menit akhir lawan Sriwijaya FC sehingga kehilangan poin sempurna. Itu sangat memberatkan," kata Rafael Berges.

Sementara itu, pada laga terakhir melawan Persewar Waropen, pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut mengaku cukup senang karena tampil lebih lepas dan menciptakan tidak sedikit peluang.

"Hanya, penyelesaian akhir masih menjadi masalah dan ini harus menjadi bahan evaluasi yang sangat penting. Tapi, saya apresiasi ke pemain yang sudah bermain luar biasa," tuturnya.

Kiper Mitra Kukar Gerri Mandagi mengaku sangat sedih timnya gagal lolos ke semifinal dan tidak bisa berkompetisi di Liga 1 musim depan.

"Namun, Mitra Kukar harus terus ada dan musim akan datang tetap berjuang untuk kembali serta promosi ke Liga 1," ujarnya.

Sumber : Bisnis Indonesia