Ronaldo Nodai Keberhasilan Juventus Menggusur Inter Milan

Cristiano Ronaldo - Reuters/Massimo Pinca
12 November 2019 01:37 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Cristiano Ronaldo menodai keberhasilan Juventus mengambil alih puncak klasemen dari Inter Milan lewat kemenangan tipis 1-0 atas AC Milan di Allianz Stadium, Senin (11/11) dini hari WIB.

Paulo Dybala yang turun dari bangku cadangan menyelamatkan muka Si Nyonya Tua lewat gol saat laga tinggal tersisa 13 menit.  CR7, sebutan Ronaldo, yang tampil sebagai starter gusar ketika digantikan Dybala pada menit ke-55. Dia menggerutu dalam bahasa Portugal kepada Maurizio Sarri dan kemudian langsung masuk ke ruang ganti. Ronaldo kemudian meninggalkan stadion sebelum pertandingan selesai.

Keputusan Sarri menarik CR7 menjadi sorotan. Sebelumnya, mantan Manajer Chelsea itu tidak pernah mengganti Ronaldo sepanjang Liga Italia Serie A musim ini. Hal itu berarti Ronaldo tak tampil penuh dalam dua pertandingan Juventus secara beruntun.

Saat Juve tandang ke markas Lokomotiv Moskow di Liga Champions, eks striker Real Madrid itu diganti pada menit ke-82. Diganti dalam dua pertandingan berturut-turut adalah hal yang langka untuk Ronaldo. Kali terakhir itu terjadi adalah pada Mei 2018 saat masih memperkuat Madrid (vs Villarreal dan Barcelona).

Dalam keterangan pada wartawan, Sarri mengungkapkan Ronaldo dalam posisi tidak fit untuk duel tersebut. Menurut Sarri, Ronaldo mengalami masalah pada lututnya dan harus bermain menggunakan penghilang rasa sakit.

“Kami seharusnya berterima kasih kepada Ronaldo, ia berkorban sepanjang malam dalam situasi sulit. Ia melakukan segalanya yang mungkin bisa dilakukan, tapi saya melihat ia tidak sehat dan merasa lebih baik menariknya keluar,” kata Sarri dilansir footballitalia.net.

Faktanya keputusan Sarri menarik Ronaldo memang berbuah jitu. Dybala mampu memecah kebuntuan di menit ke-77 lewat tembakan akurat seusai mengelabui Alessio Romagnoli. Pelatih senior Italia, Fabio Capello, memuji sikap Sarri yang berani menarik pemain sekelas Ronaldo.

Menurut Capello, Sarri mengambil keputusan tepat karena performa CR7 musim ini sedang menurun drastis. Dia justru menyindir gestur tidak simpatik sang pemain. “Tunjukkan sikap sebagai seorang juara, bahkan saat Anda harus digantikan,” cetusnya.

Sementara itu, kekalahan di Turin membuat Milan kian terbenam di papan tengah dengan 13 poin dari 12 pertandingan. Itu juga menjadi kekalahan ketiga dari lima pertandingan Milan bersama Stefano Pioli.

Milan sebenarnya memberikan perlawanan sengit dengan mencatat 13 peluang, tujuh di antaranya tepat sasaran. Namun kemampuan menyelesaikan peluang menjadi pembeda antara kedua tim.

“Kami memperlihatkan perlawanan, setidaknya kami sejajar dengan lawan. Namun kalau Anda tidak mengubah peluang-peluang ini menjadi gol, Anda akan membayarnya,” ujar Pioli.

Sumber : JIBI/Solopos