Ditahan Bali United 0-0, PSS Selalu Bermain Seri Saat Menjamu Tim Papan Atas

PSS Sleman versus Bali United di Stadion Maguwoharjo, Rabu (6/11/2019). - Harian Jogja/Jumali
06 November 2019 17:27 WIB Budi Cahyana Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman kembali bermain seri pada laga Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo. Pada pekan ke-27, Super Elang Jawa bermain seri 0-0 saat menjamu pemimpin klasemen sementara, Bali United.

Hasil kacamata ini membuat PSS selalu bermain imbang saat menjamu penghuni papan. Sebelumnya, PSS bermain seri 1-1 melawan Persipura (peringkat ketiga), dan 2-2 melawan Madura United (peringkat kedua).

Selanjutnya, PSS akan meladeni penghuni anak tangga keempat, Borneo FC, pada pekan ke-28 di Maguwoharjo, Rabu (20/11/2019) pekan depan.

Sebelumnya, PSS sudah bermain imbang di Maguwoharjo melawan Semen Padang (1-1), Bhayangkara FC (1-1), Barito Putera (2-2), Persela (1-1), dan Persija (0-0). Satu poin di kandang membuat PSS tetap bertahan di peringkat kelima klasemen sementara dengan nilai 40, sedangkan Bali United tetap kokoh di puncak klasemen dengan nilai 56.

Saat menjamu Bali United, Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro merombak lini belakang, tengah, dan depan dengan memberikan kesempatan kepada beberapa pemain yang didatangkan di putaran kedua dan memarkir pemain-pemain penting di bangku cadangan.

Gelandang muda yang didatangkan dari Protaba Bantul, Arif Satya Yudha Alkanza mengisi posisi yang ditinggalkan gelandang serang Argentina yang cedera hingga akhir musim, Brian Ferreira. Gelandang 22 tahun itu berpasangan dengan Sidik Saimima mengapit gelandang bertahan Guilherme Batata. Sementara, Dave Mustaine dan Ocvian Chanigio yang selalu bermain sejak menit pertama di dua pertandingan terakhir dicadangkan.

Seto juga mengubah lini serang. Striker Yevhen Bokhashvili ditempatkan di bangku cadangan dan digantikan Kushedya Hari Yudo. Di lini belakang, bek tengah Ikhwan Ciptady yang tampil buruk saat PSS kalah telak 0-3 dari PSIS Semarang diparkir dan digantikan Purwaka Yudhi.

Formula ini rupanya sukses meredam Bali United di babak pertama. Arif Satya lumayan apik dengan membuat satu giringan sukses, melepas satu umpan kunci, satu kali dilanggar, dan dua kali melanggar. Dia berperan besar dalam menutup ruang gerak lini tengah Bali United. Arif dan Sidik Saimima bergantian menempel Paulo Sergio yang menjadi tumpuan serangan Bali United.

Di sepuluh menit terakhir, PSS bahkan mendominasi serangan dengan melepas tiga percobaan tembakan dari dalam kotak penalti, meski tidak ada satu pun yang akurat. Kushedya sekali mencoba menyudul dan sekali mencoba menendang, sedangkan Batata sekali berupaya melepaskan tendangan. Tiga percobaan tersebut mencapi peluang terbaik PSS.

Bali United hanya punya satu kesempatan melepas tendangan ke arah gawang melalui bek Ricky Fajrin di menit ke-20. Bek Timnas Indonesia tersebut memanfaatkan bola muntah hasil umpan sepak pojok. Namun, bola tendangannya masih bisa diblok Ega Rizky.

Di babak kedua, pola permainan tak berubah. Arif Satya yang kelelahan diganti Dave Mustaine di pertengahan babak kedua. Seto juga memasukkan Yevhen dan menarik keluar Jefri Kurniawan untuk menambah daya gedor. Namun, situasi tak berubah.