Piala Dunia U-20: Pemda DIY Anggarkan Rp60 Miliar untuk Stadion Mandala Krida

PSIM melawan Martapura FC menjadi pertandingan sepak bola profesional pertama di Stadion Mandala Krida, Jogja, setelah direnovasi, Kamis (15/8/2019). - Harian Jogja/Galih Eko Kurniawan
05 November 2019 13:47 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Pemda DIY menganggarkan Rp60 miliar dari APBD untuk membenahi dan melengkapi sejumlah sarana di Stadion Mandala Krida menjelang Piala Dunia U-20 2021.

Anggaran tersebut kemungkinan bisa saja bertambah, karena hingga kini belum ada ketentuan teknis mengenai fasilutas apa saja yang harus disediakan dan dilengkapi di Stadion Mandala Krida.

“Perencanaan awal, dana yang dibutuhkan sekitar Rp60 miliar, ini mencakup pemasangan single seat, lampu dan beberapa pembenahan lainnya. Tetapi, karena belum ada ketentuan teknis dari FIFA, kami belum bisa bergerak,” kata Kepala Seksi Sosbud Bidang Anggaran Belanja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) DIY, Prambudi Setiono, di kantor KONI DIY, Senin (4/11/2019) sore.

Prambudi mengharapkan PSSI dan FIFA segera memberikan kejelasan mengenai apa saja yang harus disiapkan guna mendukung Stadion Mandala Krida sebagai venue Piala Dunia U-20 2021.

“Begitu sudah ada ketentuan, kami harapkan 2020 proses pelengkapan sarana sudah selesai. Oleh karena itu, Desember kami harapkan sudah ada kejelasan, biar Januari kami bisa bergerak dan menyiapkan semuanya,” ucap Prambudi.

Kepala BPO Disdikpora DIY, Eka Heru Prasetya, mengemukakan akan ada penurunan kapasitas stadion seiring dengan pemasangan single seat. Jika semula stadion yang menjadi markas PSIM Jogja ini berkapasitas 25.000 penonton, kelak stadion ini hanya akan mampu menampung 21.900 penonton.

“Jumlah itu juga mungkin berubah, karena sampai kini kami masih menunggu petunjuk teknisnya. Termasuk mengenai lampu stadion,” ucap Eka.

Sementara Ketua Asprov PSSI DIY Ahmad Sauqi Suratno mengatakan telah menyiapkan fasilitas pendukung stadion utama.

“Ada empat stadion yang disiapkan sebagai pendimping venue utama yakni Stadion Maguwoharjo Sleman, Stadion Sultan Agung Bantul, Stadion UNY, Stadion Pancasila UGM. Selain itu juga ada dua lapangan pendamping yakni lapangan Yogyakarta Independent School (YIS) dan lapangan sepak bola UII,” ucap Sauqi.