Meski Kalah dari Lazio di San Siro, Milan Dinilai Sudah Berkembang

Stefano Piolo - Reuters/Stefano Rellandini
04 November 2019 21:27 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Lazio memutus puasa kemenangan 30 tahun pada ajang Serie A Liga Italia di markas AC Milan setelah mengalahkan tuan rumah 2-1 di San Siro, Senin (4/11/2019) dini hari WIB.

Hasil tersebut membawa Si Elang melesat ke peringkat empat klasemen sementara dengan 21 poin dari 11 pertandingan. Sementara, Pelatih Milan Stefano Pioli menilai timnya mulai berkembang.

Lazio memang pernah membekuk Milan di San Siro pada semifinal Coppa Italia tahun lalu. Namun mereka belum pernah meraih kemenangan tandang atas Milan di Serie-A sejak Paolo Maldini melakukan gol bunuh diri pada 1989. Bagi Rossoneri, kekalahan itu adalah pil pahit lantaran setelah ini mereka harus melawan Juventus dan Napoli di lanjutan kompetisi domestik.

Suso dkk. kini masih terlempar dari 10 besar dengan hanya mencatat 13 poin dari 11 laga. Milan sebenarnya memiliki peluang lebih banyak dari tim tamu yakni sembilan berbanding delapan. Namun penyelesaian akhir masih menjadi problem klasik Rossoneri.

“Tentu saja untuk klasemen yang terpenting adalah kemenangan. Namun performa tim sudah terlihat malam ini. Menurut pandangan saya, tim sedang berkembang,” ujar Pelatih Milan, Stefano Pioli, dilansir Football Italia, Senin (4/11/2019).

Lazio sudah membuka keunggulan di menit ke-25 lewat tandukan Ciro Immobile memanfaatkan umpan Manuel Lazzarri dari sisi kanan. Itu menjadi gol ke-13 Immobile di Serie-A musim ini sekaligus gol ke-100-nya untuk Biancoceleste, julukan lain Lazio.

Namun keunggulan itu hanya bertahan tiga menit setelah bek Lazio, Bastos, melakukan gol bunuh diri. Bola sambaran Krzysztof Piatek mengenai Bastos sehingga mengecoh kiper Thomas Strakosha.

Setelah gol itu Milan kian gencar menyerang. Sayang sejumlah peluang via sundulan Ante Rebic masih melebar. Eksekusi Hakan Calhanoglu dari tendangan sudut juga dimentahkan Strakosha yang melakukan penyelamatan di tiang dekat.

Lazio giliran mengambil kendali permainan pada fase akhir laga. Mereka pun sukses mencetak gol kemenangan pada menit ke-93 lewat Joaquin Correa memanfaatkan umpan terobosan Luis Alberto.

Pelatih Lazio, Simone Inzaghi, enggan berpuas diri meski timnya kini telah masuk jajaran empat besar. “Agak prematur setelah 11 pertandingan untuk berbicara tentang klasemen. Namun kami mendapatkan beberapa konsistensi dalam hal kinerja dan hasil,” ujarnya.

Sumber : JIBI/Solopos