Ini Penyebab PSS Sleman Kembali Ditekuk PSIS Semarang

Pesepak bola PSS Sleman Jajang Sukmara dan Ikhwan Ciptady menjatuhkan Claudir Marini di kotak penalti - Harian Jogja/Jumali
02 November 2019 19:27 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Kegagalan PSS Sleman revans atas PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (2/11/2019) sore, tidak lepas dari penampilan buruk para punggawa Super Elang Jawa.

PSS yang ingin membalas kekalahan 3-1 di putaran pertama lalu dari PSIS Semarang, tim berjuluk Super Elang Jawa ini justru dikalahkan oleh PSIS Semarang dengan skor 3-0 pada laga pekan ke-26 Liga 1 2019.

Tiga gol PSIS Semarang dicetak oleh Wallace Costa melalui tendangan penalti di menit ke-21, Claudir Marini menit ke-38 dan Septian David Maulana menit ke-74.

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengungkapkan, kegagalan timnya meraih revans atas PSIS Semarang tidak lepas dari buruknya kinerja dari sejumlah pemain. Selain gagal mengantisipasi kecepatan para pemain PSIS Semarang, pendeknya recovery pemain usai mengalahkan Persebaya dengan pertandingan melawan PSIS juga menjadi faktor penyebab kegagalan meraih poin di pekan ke-26 kali ini.

“Ini jadi pelajaran penting bagi kami. Sebenarnya jalannya pertandingan menarik, saling menyerang. Beberapa pemain tampil di bawah performa, mungkin karena recovery yang mepet. Begitu juga dengan penalti, di babak pertama, saya berikan pemahaman ke pemain soal mengapa bisa terjadi,” ucap Seto.

Penalti yang diberikan oleh Aprisman Aranda dari Sumatera Barat yang memimpin laga kepada PSIS Semarang tidak lepas dari kegagalan Jajang Sukmara dan Ikhwan Ciptady menutup pergerakan dari Claudir Marini Junior. Alhasil, Claudir terjatuh di kotak penalti. Sementara Wallace Costa yang didapuk mengeksekusi tendangan penalti mampu menempatkan bola tepat di sisi kiri gawang Ega Rizky.