Balas Serangan Suporter, Kapten Arsenal Dikritik Pelatihnya

Reaksi kapten Arsenal Granit Xhaka saat ditarik keluar pada babak kedua laga lanjutan Liga Primer Inggris melawan Crystal Palace di Stadion Emirates, London. - Reuters
28 Oktober 2019 17:47 WIB Newswire Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Pelatih Arsenal Unai Emery menilai kapten timnya, Granit Xhaka, bersikap tidak patut kepada para suporter saat timnya ditahan imbang Crystal Palace 2 - 2 dalam pertandingan pekan ke-10 Liga Premer Inggris di Stadion Emirates, London, Senin (28/10/2019) WIB.

Ketika Xhaka berjalan keluar meninggalkan lapangan, para suporter menyorakinya. Gelandang asal Swiss itu tampak kesal hingga menutup telinganya. Xhaka  juga membalas sorakan suporter dengan kata-kata tidak pantas. Sebelumnya, Xhaka tampak kesal ketika digantikan oleh Bukayo Saka pada babak kedua.

“Dia telah melakukan kesalahan, tapi kami akan membicarakannya nanti di dalam. Saya ingin mencoba untuk tetap tenang, tapi sungguh, dia telah melakukan kesalahan,” ujar Emery seperti dikutip BBC Sport.

Pada pertandingan tersebut, Arsenal unggul 2-0 terlebih dahulu lewat gol dua bek tengah: Sokratis Papastathopoulps di menit ketujuh dan David Luiz di menit kesembilan. Namun, Meriam London kemudian kebobolan dua gol lewat penalti Luka Milivojevic di menit ke-32 dan Jordan Ayew di menit ke-52.

“Kami selalu memberi tahu setiap pemain bagaimana mereka bersikap saat berhadapan dengan tekanan. Reaksinya salah dan kami akan berdiskusi nanti dengannya," tambahnya.

Emery juga tak luput dari serangan para suporter The Gunners. Sepanjang laga, fans mendendangkan chant Mesut Oezil yang hingga pekan ke-10 baru dua kali mendapat kesempatan merumput.

Arsenal saat ini berada di urutan kelima klasemen dengan koleksi 16 poin. Belakangan, skuat Emery tak begitu meyakinkan dan mereka cuma menang dua kali dalam delapan pertandingan terakhir.

Sumber : Antara/BBC