PSS Andalkan Kolektivitas untuk Curi Poin di Markas Persebaya

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro saat uji lapangan di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (28/10/2019) pagi. - Instagram PSSleman
28 Oktober 2019 15:02 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SURABAYA - Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro akan meminta kepada Bagus Nirwanto dan kawan-kawan mengedepankan kolektivitas saat dijamu Persebaya Surabaya pada pertandingan pekan ke-25 Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (28/10/2019) sore.

“Persebaya pasti sangat diuntungkan dengan absennya dua pemain asing kami. Namun, saya tekankan ke pemain untuk menunjukkan kolektivitas dan ciri permainan kami. Pengaruh absennya Brian dan Alfonso pasti ada, tetapi apa pun itu saya lebih melihatnya ke permainan,” ucap Seto di depan awak media, Senin (28/10/2019) siang.

PSS kehilangan dua pemain asing yang menjadi pilar tim, yakni bek tengah Alfonso de La Cruz dan gelandang Brian Ferreira. Seto menjamin absennya kedua pemain tersebut bisa diatasi, apalagi Super Elang Jawa sudah sering tampil dengan kekuatan yang tidak komplet. Pada pertemuan pertama, 13 Juli lalu di Stadion Maguwoharjo, Sleman, PSS bisa menang 2-1 berkat gol Yevhen Bokhashvili dan Haris Tuharea.

PSS berpotensi mengulang hasil positif tersebut karena Green Force sedang dalam kesulitan karena hanya meraup dua poin dalam lima laga terakhir, yakni menahan imbang Bali United 1-1 dan Borneo FC 0-0. Di tiga laga lainnya, Persebaya kalah: 0-1 dari Barito Putera, 1-4 dari Persib Bandung, dan 0-1 dari Persela Lamongan. Namun, Seto tak mau anak asuhnya terlena. Menurut dia, kualitas Persebaya sangat bagus karena diperkuat beberapa pemain Timnas Indonesia.

“Kualitas pemain mereka cukup mumpuni, apalagi mereka didukung banyak suporter yang akan menjadi kekuatan tersendiri. Tetapi, kami tetap ingin curi poin di sini. Target kami curi poin, tetapi jika bisa dapat tiga poin, alhamdulillah,” ujar Seto.

PSS Sleman saat ini berada di peringkat keenam dengan 36 poin, sedangkan Persebaya tertahandi peringkat kesembilan dengan 31 poin.