Jamu PSS di Maguwoharjo, PSIS Semarang Yakin Bisa Menang

Laga PSS Sleman melawan PSIS Semarang di pekan kesembilan Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (17/7/2019). - Harian Jogja/Jumali
27 Oktober 2019 20:47 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, MAGELANG—Pertandingan pekan ke-26 Liga 1 2019 yang mempertemukan PSIS Semarang menjamu PSS Sleman akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (2/10/2019) sore.

Musababnya, PSIS tak bisa memakai kandang mereka musim ini, Stadion Moch. Soebroto Magelang, karena tak mendapat izin kepolisian. Polisi menganggap laga tersebut berpotensi menimbulkan gangguan keamanan apabila dihelat di Magelang karena suporter PSS pernah bermasalah dengan warga Magelang beberapa tahun lalu.

Pelatih PSIS Semarang Bambang Nurdiansyah tak mempermasalahkan perpindahan lokasi pertandingan. Lagipula, saat pertemuan pertama pada pekan kesembilan di Maguwoharjo, 17 Juli, PSIS mampu menang 3-1.

“Saya pikir, anak-anak profesional. Mau main di mana pun enggak peduli karena memang situasinya harus main di Sleman, di sini enggak dapat izin. Target kami tetap sama, mau main di mana pun tetap tiga poin,” kata Bambang.

Menurut dia, pemilihan Stadion Maguwoharjo cukup menguntungkan karena tidak terlalu jauh dari Semarang dan Magelang. Dengan demikian, suporter PSIS tetap bisa memenuhi stadion dan memberikan dukungan kepada tim Mahesa Jenar.

“Situasinya seperti itu, harus main di Sleman, kami jalani. Sleman kan dekat, banyak suporter yang akan datang,” terang Banur.

Hingga Minggu (27/10/2019) siang, belum ada pengumuman resmi dari Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) PSIS Semarang mengenai pemindahan laga ini.

Ketua Panpel PSS Sleman Tri Mulyanto mengaku belum berkomunikasi dengan Panpel PSIS Semarang.

“Sampai saat ini belum ada komunikasi. Kami juga masih menunggu pemberitahuan dan rekomendasi dari kepolisian. Jadi kami menunggu saja,” ujar dia.