Pecahkan Rekor Liga Inggris, Leicester Bantai Southampton 9-0

Jamie Vardy - The Guardian
26 Oktober 2019 08:07 WIB Budi Cahyana Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA – Leicester City memecahkan rekor Liga Premier Inggris setelah membantai sahibulbait Southampton 9 - 0 dalam pertandingan pekan ke-10 di Stadion St. Mary's pada Sabtu (26/10/2019) dini hari WIB.

Leicester menjadi tim dengan kemenangan terbesar di kandang lawan selama 131 tahun sejarah Liga Inggris. Skor 9-0 juga menyamai rekor yang dicatat Manchester United kala menumbangkan Ipswich Town pada 1995. Keluarga Schmeichel terlibat dalam dua rekor ini. Peter menjadi penjaga gawang Manchester United pada 1995 lalu dan sekarang anaknya, Kasper, menjadi kiper Leicester.

Ayoze Perez dan Jamie Vardy sama-sama mencetak hattrick dalam kemenangan tersebut, sedangkan Ben Chilwell, Youri Tielemans dan James Maddison masing-masing menyumbangkan satu gol untuk klub berjuluk Si Rubah.

Ayoze Perez menjadi pemain pertama yang mencetak hattrick dua musim beruntun ke gawang tim yang sama untuk tim berbeda. Musim lalu dia juga mencetak trigol ke gawang Soton saat merumput bersama Newcastle United.

Ayoze Perez dan Jamie Vardy mengikuti jejak Jermaine Pennant dan Robert Pires menjadi dua pemain yang sama-sama mencetak hattrick dalam satu laga Liga Premier. Pires dan Pennant melakukannya pada 2003 untuk Arsenal. Korban mereka juga Southampton.

Kemenangan besar ini mengantarkan tim besutan Brendan Rodgers naik ke urutan kedua klasemen sementara dengan koleksi 20 poin, menggusur Manchester City (19) yang belum memainkan pertandingan pekan ke-10.

Sebaliknya, bagi Soton kekalahan itu membuat mereka melorot ke urutan ke-18 dengan delapan poin dan bukan tidak mungkin bakal menimbulkan tekanan pada posisi manajer Ralph Hassenhuettl.

Pertandingan berjalan sangat timpang dan Leicester memiliki sedikitnya 72 persen penguasaan bola sepanjang pertandingan dengan melakukan 25 percobaan tembakan yang 15 di antaranya menemui sasaran.

Laga baru berjalan 10 menit ketika Chilwell membuka keunggulan Leicester dengan sambaran dari sudut sempit menyambut bola liar hasil tembakan Harvey Barnes yang tak dihentikan sempurna kiper Angus Gunn.

Berselang dua menit, Soton dipaksa menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain setelah Ryan Bertrand diganjar kartu merah dari wasit Andre Marriner lantaran menjegal keras Perez.

Keuntungan jumlah pemain sukses dimanfaatkan dengan sempurna oleh Leicester yang segera menggandakan keunggulan pada menit ke-17 lagi-lagi lewat situasi bola liar.

Chilwell melepaskan umpan silang yang berusaha dihalau Yann Valery, tetapi bola jatuh di ruang tembak Tielemans yang sukses memperdaya Gunn dengan tendangan mendatar.

Hanya dua menit kemudian, keunggulan Leicester bertambah lagi ketika Perez menyelesaikan kerja sama umpan satu dua sentuhan dengan Tielemans.

Meski sudah tertinggal tiga gol dan timpang jumlah pemain, Soton tak gentar melancarkan serangan sayangnya tembakan Valery masih mengarah tepat ke pelukan kiper Kasper Schmeichel dan sepakan Danny Ings dari tepian kotak penalti sedikit melambung di atas mistar gawang.

Pada menit ke-39 keunggulan Leicester bertambah menjadi 4 - 0 saat Perez bergerak tanpa kawalan untuk menyambut umpan tarik Chilwell.

Tepat pada pengujung babak pertama, Vardy mencetak gol pertamanya di laga itu setelah memaksimalkan umpan silang Chilwell. Dia mengendalikan bola sejenak sebelum melepaskan tembakan keras yang terlalu sulit untuk diantisipasi Gunn.

Para pemain Soton menjadi sasaran cemoohan suporternya sendiri di St. Mary's ketika memasuki ruang ganti dalam keadaan tertinggal 0 - 5.

Keadaan tak berubah banyak pada babak kedua dan Perez menghasilkan gol ketiganya pada menit ke-57 setelah lolos dari jebakan offside untuk menyambut umpan lambung dari Barnes.

Hanya semenit kemudian Vardy menambah keunggulan Leicester menjadi 7 - 0 saat dia berdiri bebas tanpa kawalan untuk menanduk umpan silang Chilwell.

Soton memperoleh kesempatan untuk mencetak gol hiburan pada menit ke-69, tetapi tembakan tepat sasaran Nathan Redmond digagalkan oleh Schmeichel.

Kendati mengendurkan tempo permainan, Leicester berhasil menambah keunggulan menjadi 8-0 pada menit ke-85 saat Maddison mengeksekusi tendangan bebas yang melengkung melewati pagar hidup sebelum bola melesak ke sudut atas gawang.

Kekalahan Soton kian diperburuk ketika Jan Bednarek dengan ceroboh menjegal Vardy di area terlarang pada menit ketiga injury time. Vardy menghadapi sendiri bola dari titik putih untuk mencetak hattrick sekaligus memastikan Leicester menang 9 - 0.