PSS Sleman Ditahan Persija Tanpa Gol, Ini Komentar Seto

Striker PSS Sleman Yevhen Bokhashvili berusaha melewati adangan pemain Persija Jakarta di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (24/10/2019) malam. - Harian Jogja/Jumali
24 Oktober 2019 21:47 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - PSS Sleman gagal meraih poin penuh di kandang setelah ditahan imbang tanpa gol oleh tamunya, Persija Jakarta, pada pertandingan pekan ke-24 Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (24/10/2019) malam.

PSS kini tetap berada di posisi keenam klasemen sementara dengan 36 poin, sedangkan Persija naik satu peringkat ke anak tangga ke-13 dengan 24 angka. Super Elang Jawa sejak awal babak pertama mencoba menekan pertahanan Persija. Sementara, Persija menerapkan tekanan tinggi di area permainan meraka. PSS membuka peluang melalui Yevhen Bokhashvili dan Guilherme Batata di sepuluh menit pertama, tetapi usaha keduanya belum berbuah. Bola melambung di atas mistar gawang Andritany Ardhiyasa.

Persija menginisasi serangan melalui Heri Susanto pada menit ke-14, tetapi bola diblok oleh Bagus Nirwanto. Skor 0-0 bertahan hingga peluit babak pertama selesai.

Masuk babak kedua, Persija mencoba menekan pertahanan PSS. Bola tembakan Riko Simanjuntak dari operan Marko Simic masih melambung. Sementara, Simic gagal mengarahkan bola liar di depan gawang PSS. Sementara usaha PSS melalui Yevhen juga gagal dimaksimalkan oleh Dave Mustaine di depan kotak penalti. Bola tendangan Dave masih melambung. Hingga laga usai, kedudukan 0-0 tetap bertahan hingga dua menit tambahan di babak kedua selesai.

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengatakan PSS dan Persija sama-sama menampilkan permainan yang menarik. Meski gagal meraih poin penuh, Seto mengapresiasi kinerja dari anak asuhnya pada pertandingan kali ini.

“Bagaimana pun mereka telah berusaha. Kami apresiasi pemain yang telah berjuang luar biasa. Persija memang cukup menyulitkan langkah kami untuk mengembangkan permainan,” ucap Seto usai laga.

Bek PSS Asyraq Gufron mengharapkan permainan timnya bisa meningkat di pekan berikutnya. “Ini modal kami menatap pertandingan selanjutnya. Kami harus membenahi beberapa kekurangan,” ucap Gufron.

Pelatih Persija Jakarta Edson Tavares mengatakan timnya tidak layak meraih satu poin di pertandingan melawan PSS. Sebab, menurut dia, Persija lebih menguasai permainan. “Selain itu kami punya banyak peluang. Ada sekitar enam peluang, tetapi tidak ada yang jadi gol. Mungkin karena stamina kami cukup terkuras, dengan pendeknya waktu pemulihan setelah pertandingan melawan PSM,” ucap Edson.