Hisyam Tolle Terancam Dijerat Pasal 335 KUHP dan UU Pers, Ini Sikap Manajemen PSIM Jogja

Achmad Hisyam Tolle - Instagram PSIM Jogja Official
23 Oktober 2019 15:57 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Manajemen Laskar Mataram belum bisa memastikan apakah akan memberikan pendampingan hukum atau tidak kepada bek PSIM Jogja Achmad Hisyam Tolle yang dilaporkan ke Polda DIY oleh Budi Cahyono, jurnalis Goal Indonesia.

Hisyam Tolle dilaporkan ke Polda DIY, Rabu (23/10/2019) siang karena intimidasi dan memaksa menghapus foto kericuhan di laga PSIM kontra Persis Solo Senin (21/10/2019) lalu.

“Kami belum bisa berkomentar banyak. Kami menunggu dulu adanya surat dari Polda DIY, karena kami juga belum tahu dia dilaporkan dengan jerat pasal berapa. Jadi terkait dengan kemungkinan pendampingan hukum, kami masih menunggu suratnya,” kata Manajer PSIM Jogja David MP Hutauruk kepada Harianjogja.com, Rabu (23/10/2019)

David mengatakan sampai kini manajemen PSIM juga belum bisa bertindak banyak mengenai kemungkinan sanksi dari Komdis PSSI terhadap Ahmad Hisyam Tolle dan PSIM.

“Kami masih menunggu juga soal itu. Kami tunggu surat dari PT LIB juga, setelah itu baru bisa bertindak,” ucap David.

Budi Cahyono melaporkan Hisyam Tolle ke Polda DIY. Dia didampingi Ketua Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) PWI DIY Janu Riyanto dan sejumlah wartawan olahraga, Rabu (23/10/2019) sekitar pukul 10.30 WIB. 

“Setelah melakukan konsultasi, maka pasal yang disangkakan adalah Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan. Selain itu, juga pasal pelanggaran terhadap UU Pers,” kata Budi.

Berdasarkan Pasal 335 KUHP, Ahmad Hisyam Tolle terancam hukuman pidana paling lama satu tahun.